Berita Magetan

Bupati Magetan Mewajibkan OPD Presentasi Penggunaan APBD, ini Tujuannya

Sejak dilantik Bupati Magetan Suprawoto rajin menjenguk organisasi perangkat daerah (OPD).

Bupati Magetan Mewajibkan OPD Presentasi Penggunaan APBD, ini Tujuannya
surya.co.id/doni prasetyo
Bupati Magetan Suprawoto 

SURYA.co.id | MAGETAN - Sejak dilantik Bupati Magetan Suprawoto rajin menjenguk organisasi perangkat daerah (OPD). Tidak hanya itu, OPD yang di hampiri wajib mempresentasikan kegiatan berkaitan dengan rakyat, yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Saya harus bisa memastikan anggaran dari APBD yang digunakan OPD itu untuk masyarakat. Apa benefitnya (imbal jasa), siapa penerima manfaatnya,"kata Bupati Suprawoto
,Jumat (5/10/2018).

Namun lanjut Bupati, kalau penerima manfaat diprogram OPD itu kalangan birokrat, berarti program itu tidak benar. Karena yang benar, penerima manfaat dari program OPD itu masyarakat atau rakyat.

"Jangan sampai penerima manfaat dari program OPD itu birokrasi. Makanya saya akan datangi OPD satu per satu, untuk presentasi penggunaan anggaran di OPD itu,"ujar mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo) ini.

Permintaan presentasi kepada OPD di Kabupaten Magetan itu untuk menyelaraskan misi visi yang diutarakan saat kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Bupati periode 2018 - 2023.

"Dengan presentasi itu, kita bisa tahu misi visi saya bisa nyantol (klik) dimana. Karena dengan presentasi itu kita bisa tahu, kekurangan dan kelebihan dari program yang dijalankan di OPD itu,"jelas Bupati Suprawoto.

APBD Magetan sampai di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2018 mencapai Rp 1,9 Triliun. Dengan anggaran sebesar itu, diawal pemerintahannya bupati belum berhasil memasukkan Program Magetan "SMART" yang dijanjikan.

Penyediaan dan pengembangan SDM yang SMART (Sehat, Maju, Agamis, Ramah dan Terampil) Pengembangan potensi daerah melalui Triple Agro yang sinergis (agroindustri, agrobisnis, dan agrowisata)

"Penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik (Good Governance) dengan penerapan sistem perencanaan, penganggaran dan manajemen pemerintahan yang baik pula,"kata Bupati Magetan Suprawoto.

Dikatakan Bupati, pemberdayaan desa mandiri dan tangguh dimana masing-masing desa difasilitasi dengan pembinaan dan pembangunan untuk mempercepat desa menjadi desa agro industri, atau desa agro bisnis, atau desa agro wisata menjadi tujuan program pemerintahannya lima tahun ke depan.

"Sumpah jabatan yang saya ucapkan, memiliki makna spiritual yang dalam, yang menegaskan komitmen untuk bekerja keras mencapai tujuan bersama dalam membangun Kabupaten Magetan," tandas Bupati Suprawoto. 

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved