Berita Tuban

Satu Petugas Lapas Tuban Terindikasi Menggunakan Zat Obat-obatan Terlarang

Satu petugas Lapas kelas II B Tuban terindikasi menggunakan zat metafetamin atau sejenis psikotropika.

Satu Petugas Lapas Tuban Terindikasi Menggunakan Zat Obat-obatan Terlarang
Surya/M Sudarsono
Kepala BNN Kabupaten Tuban, Made Arjana saat memberikan keterangan usai tes urine di Lapas II B Tuban 

SURYA.co.id | TUBAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tuban, telah melakukan pemeriksaan tes urine di Lapas II B setempat, yang berada di jalan veteran, Kamis (4/10/2018), sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam tes urine tersebut, satu petugas Lapas kelas II B Tuban terindikasi menggunakan zat metafetamin atau sejenis psikotropika.

Saat ditanya, petugas lapas tersebut mengaku baru saja mengonsumsi pil obat gatal.

Kepala BNN Kabupaten Tuban, AKBP Made Arjana mengatakan, semua tempat rawan terjadi peredaran atau penyalahgunaan narkoba.

Bahkan, bukan tidak mungkin lapas juga menjadi sasaran empuk barang haram tersebut untuk bisa masuk.

"Semua tempat berpotensi terjadi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba, apalagi lapas," ujar Made seusai tes urine.

Dia menjelaskan, hampir separuh warga binaan lapas juga terpidana kasus narkoba.

Sehingga, itu juga tidak bisa dianggap enteng tanpa dihiraukan begitu saja.

"Yang jelas lapas ada potensi peredaran narkoba," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help