Lapor Cak

Angka Pelanggaran Lalin di Surabaya Tinggi, Sepekan 44.000 Tilang

Kasat Lantas Polrestabes AKBP Eva Guna Pandia mengatakan pelanggaran lalu lintas merupakan awal terjadinya kecelakaan.

Angka Pelanggaran Lalin di Surabaya Tinggi, Sepekan 44.000 Tilang
surya.co.id/mohammad romadoni
Pengendara motor dan becak melawan arus di jalan raya Karah Jambangan Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polrestabes Surabaya bersikap tegas 
terhadap pengendara bemotor yang melanggar tertib lalu lintas di sepanjang jalan raya Surabaya. Tindakan itu sebagai efek jerah kepada pelanggar.

Kasat Lantas Polrestabes AKBP Eva Guna Pandia mengatakan pelanggaran lalu lintas merupakan awal terjadinya kecelakaan. Karena itulah pihaknya berusaha menakan angka kecelakaan dengan melibatkan anggota Lantas di 23 Polsek jajaran.

"Secara otomatis Polsek-polsek melaksanakan sanksi tilang terhadap pelanggar lalin maka mereka sudah bekerja maksimal untuk menekam angka kecelakaan di Surabaya," ungkapnya kepada Surya.co.id, Kamis (4/10/2018).

Pandia menjelaskan angka pelanggaran lalin di jalan Surabaya cukup tinggi. Itu dibuktikan dalam sepekan terjadi 44 ribu pelanggar yang diberi sanksi tilang. Rekapan data itu dari Polsek jajaran akan dihimpun setiap periode 30 hari.

Paling banyak jumlah tilang di Polsek Tandes. Banyaknya pelanggar lalu lintas melawan arus di jalan Margomulyo.

"Sanksi tilang terbanyak di Polsek yaitu berjumlah 1418 per satu bulan

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya menambahkan trend pelanggaran lalu lintas hingga memicu kecelakaan terkini adalah pengendara dibawah umur dan pengemudi motor dalam kondisi pengaruh alkohol.

"Saat ini trend pengemudi mabuk penyebab kecelakaan hingga merenggut korban jiwa," katanya.

Masih kata Pandia, adapun tujuh prioritas penindakkan pelanggaran lalin meliputi, melawan arus, pakai sabuk pengaman Seat Belt, menggunakan Handphone saat berkendara, tidak pakai helm, pengedara cilik dibawah umur, melebihi batas kecepatan dan bonceng tiga (overloud).

"Anggota setiap hari sosialisasi kepada pengguna jalan sekaligus mengharap kesadaran masyarakat sehingga patuh terhadap ketertiban berlalu lintas," imbuhnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved