Citizen Reporter

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Melakukan Gerakan Literasi Satu Guru Membuat Satu Buku

Salah satu gerakan literasi yang dilakukan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jawa Timur adalah satu guru membuat satu buku.

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Melakukan Gerakan Literasi Satu Guru Membuat Satu Buku
SURYA.co.id/Citizen Reporter
Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jatim Writing Camp berlangsung di Pacet, Mojokerto selama Sabtu-Minggu (29-30/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gerakan Literasi Sekolah terus dikumandangkan. Salah satu gerakan literasi yang dilakukan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jawa Timur adalah satu guru membuat satu buku.

Pertemuan bertema IGI Jatim Writing Camp itu berlangsung di Pacet, Mojokerto. Selama Sabtu-Minggu (29-30/9/2018), 16 guru mengikuti kegiatan itu dengan semangat.

Itu kali pertama dilakukan oleh IGI Jawa Timur. Sebelumnya, IGI menyelenggarakan penulisan artikel dan dikumpulkan dalam bentuk jurnal atau beberapa tulisan guru dihimpun dalam satu buku.

Penulisan buku itu dipandu Ahmad Faizin Karimi, seorang pegiat literasi yang aktif di Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik.

Berbekal buku Make Your Book Come True karya Faizin dan bimbingan berkesinambungan, guru-guru yang mengikuti aktivitas itu tidak merasa kelelahan.

Penulisan dibagi sepuluh bagian. Setiap bagian selama 1,5 jam. Misalnya, bagian pertama dimulai pukul 10.30-12.00.

Sebelumnya, diberikan pengantar oleh Faizin, mengapa guru harus bisa menulis satu guru satu buku. Kalau siswa diharuskan untuk menulis maka guru harus bisa menulis.

Adapun penerbitan buku tidaklah sesulit yang dipikirkan orang kalau sudah mengetahui seluk beluknya.

Pertama, pilihlah jenis topik buku yang disukai dan mudah diselesaikan.

Kedua, harus ada perencanaan karena hal ini merupakan bagian penting dalam tahap pembuatan buku.

Halaman
12
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help