Fashion

Anne Avantie Gelar Pasar Tiban ‘Batik Selayang Pandang’ di Pakuwon Mall Surabaya

Untuk kedua kalinya, desainer Anne Avantie menggelar Pasar Tiban yang ia lahirkan dari Anne Avantie Management.

Anne Avantie Gelar Pasar Tiban ‘Batik Selayang Pandang’ di Pakuwon Mall Surabaya
surabaya.tribunnews.com/delya oktovie
Anne Avantie membuka Pasar Tiban dengan secara simbolis memotong kue karya Dapur Coklat, di Grand Atrium Pakuwon Mall Surabaya, Rabu (3/10/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Untuk kedua kalinya, desainer Anne Avantie menggelar Pasar Tiban yang ia lahirkan dari Anne Avantie Management.

Anne Avantie menyediakan lapak jual UKM yang dinaungi AnneAvanatieMall.com di Pasar Tiban ini.

“Saya ingin menjadi saluran berkat bagi sahabat jiwa, khususnya pada UMKM yang pada kenyataannya masih sulit memasarkan produknya dengan permasalahan modal, mengakibatkan mereka tidak mampu memutar roda usaha,” ujarnya dalam pembukaan Pasar Tiban 21 ‘Batik Selayang Pandang’ di Grand Atrium Pakuwon Mall, Surabaya, Rabu (3/10/2018).

Ia juga menyatakan keinginannya untuk membangkitkan semangat orang lain agar bisa berkarya, dengan hasil yang luar biasa.

Perempuan yang selalu tampil dengan konde khasnya itu menceritakan, dirinya menjadi inspirasi banyak orang, satu di antaranya adalah penggemar yang membuat boneka Barbie dengan pakaian, aksesoris, sampai riasan yang benar-benar mirip aslinya.

Baca: Kisah Keluarga Asal Mojokerto yang Selamat Saat Gempa Dahsyat di Palu

Bahkan, wajah Barbie dibuat mirip dengan modelnya, satu di antaranya adalah Sophia Latjuba.

“Itu tidak sampai seminggu langsung viral. Dia membuat persis seperti aslinya. Luar biasa karyanya. Sampai ada detail ini kebaya yang dipakai oleh siapa, acara apa, tahun berapa. Kok ya bisa membuat rambut, make up, anting, sampai ikat pinggangnya mirip sekali,” ujarnya penuh kekaguman.

Ia pun berharap, pengaruh positif seorang Anne Avantie bisa lebih luas, dan menghasilkan karya-karya bagi Indonesia.

Selain menghadirkan berbagai koleksi busana Anne Avantie, Pasar Tiban juga menyuguhkan kuliner tradisional seperti pecel, rujak, dawet, dan lain-lain.

Ada pula Kampoeng Botjah, tempat di mana anak-anak bisa bermain permainan tradisional.

Lalu pada hari Minggu, (7/10/2018), Anne Avantie menggelar acara ‘700 Anak Cerebral Palsy Membatik Surabaya’, yang diikuti oleh 50 sekolah inklusi tingkat SD, Yayasan Peduli Cerebral Palsy Surabaya, Sahabat Cerebral Palsy, dan lain-lain. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved