Persib Bandung

Persib Bandung Keluarkan 4 Poin Sikap Atas Hukuman Berat dari Komdis PSSI

Persib Bandung sedang mempelajari keputusan Komdis PSSI yang memberi sanksi berat kepada Maung Bandung.

Persib Bandung Keluarkan 4 Poin Sikap Atas Hukuman Berat dari Komdis PSSI
Persib.co.id
Suporter Persib Bandung saat menyaksikan laga Maung Bandung vs Persija Jakarta 

SURYA.co.id | Persib Bandung sedang mempelajari keputusan Komdis PSSI yang memberi sanksi berat kepada Maung Bandung terkait kematian suporter Persija Jakarta.

Dikutip Surya.co.id dari laman TribunJabar.id, manajemen Persib Bandung merasa keberatan dengan sanksi berat yang diterima Maung Bandung. 

Lantaran Persib Bandung harus menggelar pertandingan home (kandang) tanpa penonton di Kalimnatan hingga kompetisi Liga 1 2018 berakhir.

Selain itu, Viking atau Bobotoh (suporter Persib Bandung) dilarang menyaksikan laga Persib Bandung hingga setengah musim kompetisi Liga 1 musim 2019.       

Menanggapi keputusan dari Komdis PSSI, Persib Bandung mengeluarkan empat poin sikap. 

 mengatakan bahwa pihaknya keberatan dengan sanksi yang dijatuhkan komdis.

"Pertama saya komunikasi di internal manajemen. Poinnya begini pertama menyikapi adanya putusan komdis, kami sudah menerima dari komdis PSSI pertama, kami saat ini sedang mempelajari pertimbangan hukum apa sehingga komdis memutus demikian," kata Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono, Selasa (2/10/2018).

"Kedua, secara global putusan komdis tidak mencerminkan rasa keadilan, malah justru merugikan Persib Bandung," sambung Kuswara.

Poin ketiga, Kuswara mengungkapkan bahwa komdis tidak pernah mengundang pihak yang relevan untuk menjelaskan duduk perkaranya.

"Sesungguhnya komdis tidak pernah mengundang pihak pihak yang relevan. Contohnya, manajemen, kemudian panpel, kemudian pemain, kemudian juga pihak pihak relevan tidak pernah diundang komdis untuk menjelaskan duduk persoalan seperti apa," ucap Kuswara.

Halaman
12
Editor: Fatkhul Alami
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved