Advertorial

Kenali Bakat Anak, Jangan Kursuskan Bahasa Asing saat Balita agar Tak Bingung

Agar tak terjadi kebingungan bahasa, maka orangtua harus memantapkan satu bahasa dulu

Kenali Bakat Anak, Jangan Kursuskan Bahasa Asing saat Balita agar Tak Bingung
surya/sudharma adi
Seminar Mendeteksi Bakat Anak Sejak Dini yang digelar Homeschooling Primagama Pakuwon City, Sabtu (29/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Keinginan orangtua untuk memiliki anak yang bisa berbahasa asing sejak dini adalah hal wajar. Namun, orangtua diharapkan tak memberi kursus bahasa asing pada usia balita agar tak terjadi kebingungan bahasa pada anak.

Ini diungkapkan dosen keberbakatan Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya), Dr Evy Tjahjono. Dia menguraikan, saat ini banyak orangtua yang ingin punya anak bisa berbahasa asing, seperti Inggris atau Mandarin. Mereka pun sering melatih anaknya berbahasa asing.

“Namun tak jarang, ketika berlatih berbahasa asing, mereka berbicara campur aduk dengan bahasa ibu,” jelasnya kepada peserta, dalam seminar ‘Mendeteksi bakat anak sejak dini’ yang digelar Homeschooling Primagama Pakuwon City, Sabtu (29/9).

Supaya bahasa asing yang dikuasai lebih cepat, biasanya orangtua akan mengkursuskan anak di usia balita.

Namun ini tak akan membuat anak cepat pintar, malahan menjadikan bingung. Itu tak lepas dari perbedaan kosakata dan struktur bahasa, antara bahasa Indonesia dan asing.

“Agar tak terjadi kebingungan bahasa, maka orangtua harus memantapkan satu bahasa dulu,” terangnya.

Tak hanya itu, kebijakan orangtua untuk mengikutkan kursus sejak dini, harus ditinjau lagi.

Setelah satu bahasa ini dikuasai si anak, maka baru dikursuskan bahasa asing ketika sudah masuk bangku SD.

“Kecuali kalau si anak memang punya bakat bahasa, maka biasanya cepat menguasai bahasa lain. Tapi secara umum, mantapkan satu bahasa dulu untuk anak,” terangnya.

Sedangkan mengenai potensi dan bakat anak, dia menilai bahwa tiap anak punya kecerdasan berbeda.

Halaman
12
Penulis: Sudharma Adi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved