Berita Banyuwangi

Commissaire UCI: ITdBI Balap Sepeda Kelas 2.0 Terbaik di Dunia

"Saya telah berkeliling ke berbagai ajang balap sepeda di berbagai negara. Saya menilai ITdBI adalah yang terbaik di Asia, bahkan dunia"

Commissaire UCI: ITdBI Balap Sepeda Kelas 2.0 Terbaik di Dunia
SURYA.co.id/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas berfoto bersama para peserta International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2018, telah usai, Sabtu (29/9/2018) 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2018, telah usai, Sabtu (29/9/2018). Commissaire (juri) Federasi Sepeda Dunia (Union Cycliste Internationale/UCI) menilai, ITdBI merupakan ajang balap sepeda kelas 2.0 terbaik dunia.

"Saya telah berkeliling ke berbagai ajang balap sepeda di berbagai negara. Saya menilai ITdBI adalah yang terbaik di Asia, bahkan dunia," kata Commissaire asal Jepang, Tsunenori Kikuchi.

Menurut Kikuchi, dari berbagai aspek pelaksanaan ITdBI sangat baik. Mulai dari keamanan, kerapian, entertainment, pelaksanaan, dan rute ITdBI bisa dikatakan sempurna. Demikian juga dengan antusiasme dan penyambutan masyarakat Banyuwangi yang luar biasa.

"Pelaksanaan ITdBI dari tahun ke tahun terus membaik. Sekarang sudah memasuki tahun ketujuh. Saya harap tahun berikutnya, ITdBI bisa terus lebih baik lagi," katanya.

ITdBI selama ini mendapat penilaian excellent dari UCI. Commissaire asal Irlandia, Michale Robb, mengatakan, penyelenggaraan ITdBI semakin sempurna. Mulai pengamanan di sepanjang lintasan hingga partisipasi masyarakat saat awal pelaksanaan sangat bagus.

"Kerja yang sangat bagus dari penyelenggara. Sudah seperti balap sepeda di Eropa,” kata Robb.

Robb juga memuji partisipasi warga Banyuwangi. Menurut dia, warga sangat antusias menanti dan menyaksikan event ini.

"Anak-anak terlihat gembira, berbaris rapi di sepanjang jalan sambil melambaikan tangan dan bendera dari bermacam-macam negara untuk menyemangati para rider. Ini menarik sekali dan sangat menyenangkan,” katanya.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan, selama pelaksanaan dirinya memantau langsung ITdBI, agar jangan sampai ada kesalahan.

"Saya pribadi terus memantau pelaksanaan ITdBI. Setiap etape selesai, evaluasi langsung kami lakukan. Ini agar kualitas pelaksanaan semakin meningkat. Apapun yang kami lakukan ini hanya untuk memberikan yang terbaik, sehingga ajang ini bukan semata-mata menjadi event balap sepeda, tapi juga mampu membawa kebaikan bagi Banyuwangi," kata Anas.

Anas mengatakan ITdBI ini telah menjadi even yang membanggakan bagi masyarakat Banyuwangi.

"Saya melihat masyarakat begitu antusias selama pelaksanaan ITdBI. Ini yang menjadi energi bagi untuk kian semangat menggelar ITdBI," kata Anas.

Anas berterima kasih pada semua pihak yang telah mendukung ITdBI, sehingga menjadi energi positif bagi penyelenggaraan ITdBI.

Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help