Citizen Reporter

Ponpes Bahrul Ulum Tajinan Malang Mentradisikan Berbagi kepada Kaum Dhuafa

Membentuk siswa yang berkarakter bukan suatu upaya mudah dan singkat. Hal itu memerlukan upaya terus menerus dan refleksi mendalam.

Ponpes Bahrul Ulum Tajinan Malang Mentradisikan Berbagi kepada Kaum Dhuafa
SURYA.co.id/Citizen Reporter
Ponpes Bahrul Ulum Tajinan Malang mentradisikan berbagi kepada kaum dhuafa dan yatim piatu. 

SURYA.co.id | MALANG - Membentuk siswa yang berkarakter bukan suatu upaya mudah dan singkat.

Hal itu memerlukan upaya terus menerus dan refleksi mendalam untuk membuat rentetan keputusan moral yang harus ditindak lanjuti dengan aksi nyata, sehingga menjadi hal yang praktis dan reflektif.

Merealisasikan itu, Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tajinan Malang, Kamis (20/9/2018) menyelenggarakan peringatan Tahun Baru Hijriyah sekaligus menyantuni anak yatim dan dhuafa.

Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan itu untuk membangun karakter siswa agar mau peduli kepada sesama dan berbagi dengan mereka yang kurang mampu, khususnya anak yatim dan dhuafa.

Noer Azizi, kepala sekolah mengingatkan pentingnya kegiatan itu. Tujuannya untuk melatih dan membiasakan seluruh siswa, baik MTs maupun MA untuk belajar berbagi.

“Caranya dengan menyisihkan sebagian uang jajan mereka untuk infak, kemudian dimasukkan dalam kotak amal selama kurang lebih 10 hari. Setelah terkumpul, uang mereka diberikan kepada anak yatim dan dhuafa yang tinggal sekitar sekolah," tuturnya.

Kegiatan dihadiri 80 anak yatim dan dhuafa. Mereka mendapat santunan dari hasil pengumpulan dana yang mencapai Rp 24 juta.

Dana itu didapat dari infak siswa, guru, wali murid, alumni, dan beberapa donatur.

"Kami senang dengan adanya kegiatan ini karena bisa berbagi kebahagiaan dengan mereka. Kami bisa belajar memberi meski dengan nominal yang tidak banyak,” kata Intan, salah satu siswa Aliyah yang turut hadir dalam acara itu.

Tidak hanya santunan, acara ini juga sebagai sarana untuk bersilaturrahmi seluruh wali murid serta dewan guru MTs dan MA Bahrul-Ulum.

Pengajian umum dan pembacaan salawat al-banjari turut menjadi penyempurna acara santunan itu.

Bingkisan serta sembako untuk anak yatim dan dhuafa diberikan oleh H Roy Syaddat al-Musib dan Hj Siti Hanifah selaku pengasuh Pondok Pesantren Bahrul-Ulum Tajinan.

Hadi, sebagai salah seorang wali murid mengatakan, acara itu bisa memotivasi anak-anak untuk gemar memberi.

Mereka terbiasa memberikan sebagian uang jajan, tanpa harus meminta dan memberatkan orang tua.

Afkhoriyatul Hilmi
Guru Bahasa Arab MA Bahrul Ulum Tajinan
IG: Afkhoriyatul Hilmi
venusvgs@gmail.com

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved