Lifestyle

Busana Samshara, Paduan Teknik Teyeng dan Yoyo Kain

Penerapan Yoyo Kain juga sangat serasi ketika dijadikan fashion, dengan munculnya busana bertema Samshara.

Busana Samshara, Paduan Teknik Teyeng dan Yoyo Kain
SURYAOnline/ahmad zaimul haq
YOYO KAIN - Tiga model memeragakan busana bertema Samshara (Ketenangan Jiwa) yang menggunakan teknik teyeng dan yoyo kain karya desainer Dibya Hody, CEO Interim Clothing dalam mini show memeriahkan peluncuran buku Aryani Widagdo & Yoyo Kain di Pakuwon Mall, Rabu (26/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemanfaatan Yoyo Kain tak hanya untuk handycraft semata. Penerapan Yoyo Kain juga sangat serasi ketika dijadikan fashion, dengan munculnya busana bertema Samshara yang digarap oleh Interim Clothing.

Creative Director Interim Clothing, Dibya Hody Adipranata menjelaskan, tema ini sebenarnya terkait event wedding showcase yang diikutinya di Myanmar beberapa waktu lalu. Total ada 16 busana yang dibawanya, dan semuanya memadupadankan teknik teyeng dan yoyo kain.

“Kalau inspirasi tema ini sebenarnya terkait ketenangan jiwa para biksu yang ada di dalam wihara di Myanmar. Dengan wihara yang sebagian berlapis emas, maka ini jadi ide membuat busana berwarna keemasan,” paparnya, Rabu (26/9/2018).

Dijelaskan, busana ini menggabungkan teknik teyeng dengan warna keemasan, yang adalah jenis teknik batik yang dikenal di Surabaya. Menggunakan bahan dari katun, dia memakai potongan kawat kandang ayam yang ditekan pada kain, hingga muncul motif unik warna keemasan.

“Proses pressing pada kain ini butuh waktu sekira tiga hari,” ujarnya.

Teknik teyeng pada katun ini kemudian digabung dengan teknik yoyo kain. Pada teknik yoyo kain ini, dia menggunakan kain tulle yang dibentuk motif seperti bunga mekar. Teknik yoyo kain ini diaplikasikan di bagian lengan dan celana.

“Agar yoyo kain ini menyatu satu sama lain pada kain, maka ini disetrika dulu sebelum dipakai. Warna kain yang dipakai adalah putih,” katanya.

Dengan cutting ala pakaian tradisional di Asia, busana Samshara ini sebenarnya sangat sesuai dipakai untuk acara wedding dan formal. Namun jika untuk acara non formal atau casual, busana ini bisa dipadukan dengan dress atau celana.

“Yang pasti, ini cocok dipakai anak muda mulai usia 20 tahunan, karena motif yang simpel dan kainnya yang ringan,” pungkasnya.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help