Berita Sidoarjo

Beraksi di RS, Pencuri Nyaru Sebagai Keluarga Pasien

Seorang pria dari Pasuruan beraksi melakukan pencurian di RS Medika Utama, Balongbendo, Sidoarjo. Modusnya, dia pura-pura jadi keluarga pasien

Beraksi di RS, Pencuri Nyaru Sebagai Keluarga Pasien
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti yang diamankan. Pria asal Pasuruan ini diduga spesialis pencurian barang pasien di rumah sakit. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Keluhan masyarakat tentang beberapa barang pasien atau keluarga pasien yang hilang di Rumah Sakit Medika Utama, Balongbendo, Sidoarjo, terjawab.

Ternyata selama ini ada bandit yang biasa beraksi di sana. Dia mencuri handphone atau barang berharga milik pasien yang sedang dirawat atau keluarga yang menunggui, dengan modus menyaru seperti keluarga pasien.

Dia adalah Hariyanto, pria 42 tahun asal Prigen, Pasuruan.

Setelah tertangkap, bandit spesialis pencurian di rumah sakit ini langsung dijebloskan ke dalam penjara Polsek Balongbendo.

Terakhir, Hariyanto mencuri dua handphone milik Suratna Asrimuri (36) warga Desa Bogem Pinggir, Balongbendo dan Khoirul Anam (34) warga Desa Kemuning, Kecamatan Tarik.

Baca: Jelang Sidang Perdana, Keyko Curhat dan Meminta Agar tak Dijuluki Ratu Mucikari

Menurut Kanit Reskrim Polsek Balongbendo, Iptu Kinnaryo, penangkapan ini bermula dari laporan sekuriti yang mencurigai gerak-gerik seseorang di ruang perawatan. Pantauan itu setelah ada keluarga pasien melapor kehilangan sekitar pukul 05.30 WIB.

"Petugas langsung ke lokasi. Setelah berkordinasi dengan security rumah sakit, polisi lantas memantau gerak-gerik tersangka di ruang perawatan. Melihat ada polisi, dia panik dan berusaha kabur," ungkap Kanit.

Diapun langsung diamankan petugas. Meski sempat mengelak, dia akhirnya hanya menurut digelandang polisi lantaran ketahuan membawa dua handphone milik orang lain.

"Selain dua handphone, dalam penggeledahan petugas juga menyita uang Rp 400.000 dari tangan tersangka," lanjut kanit.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku berangkat dari Pasuruan dengan mengendarai motor. Sesampai di rumah sakit, dia masuk dan menyaru sebagai keluarga pasien saat ditanya security.

Baca: Polres Bangkalan Panen Pelaku Kejahatan, 10 Pelaku Narkoba dengan BB 170 Gram Sabu Dibekuk

"Baru sekali ini pak. Handphone akan saya jual untuk kebutuhan keluarga saya," jawab bapak dua anak itu saat diperiksa petugas.

Hariyanto juga berdalih bahwa motor yang dibawanya adalah milik keluarganya di Kediri. Hendak dikembalikan ke sana.

Namun, polisi tidak percaya begitu saja. Petugas masih melakukan pengembangan karena selama ini banyak laporan keluarga pasien yang kehilangan ketika sedang berada di rumah sakit.

Tags
pasien
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help