Berita Bangkalan

Pakde Karwo Singgung Bangkalan Daerah Tertinggal, Bupati Ra Latif akan Lakukan Ini Usai Dilantik

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Bangkalan menjadi salah satu wilayah yang tertinggal di Jawa Timur.

Pakde Karwo Singgung Bangkalan Daerah Tertinggal, Bupati Ra Latif akan Lakukan Ini Usai Dilantik
surya/pipit maulidiya
Bupati Bangkalan Ra Latif (kanan) dan Wakil Bupati Bangkalan H Mohni 

SURYA.co.id | SURABAYA - Resmi dilantik, Bupati Bangkalan, RKH Abd Latif Amin Imron (Ra Latif) dan Wakil Bupati H Mohni bersiap menjalankan program prioritas, yang mereka janjikan kepada masyarakat selama kampanye.

Program prioritas yang akan mereka lakukan dalam 100 hari pertama masa jabatan usai dilantik adalah menjalankan visi misi, di antaranya memberikan intensif bantuan kepada guru madrasah diniyah (madin), se-Bangkalan.

"Insya Allah anggarannya sudah ada Rp 5,2 Miliar, akan segera kami lakukan tahun ini langsung," terangnya, usai dilantik didampingin Wabub, H Mohni, Senin (24/9).

Ra Latif menjelaskan program prioritas itu berdasarkan keluhan setiap kecamatan, karena guru masih kurang sejahtera. Selanjutnya di bidang ekonomi, Ra Latif dan H Mohni kerjasama untuk meningkatkan sektor mulai pertanian, pekebunan, industri, perikanan, UKM.

"Kami juga akan membuka investor, memberikan perizinan dengan pasti dan cepat, sehingga Bangkalan bisa membuka lapangan pekerjaan seluas mungkin," katanya.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo sempat mengoreksi kekurangan daerah dan tindakan apa yang harus diperbaiki oleh kepala daerah di kepemimpinan baru.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Bangkalan menjadi salah satu wilayah yang tertinggal di Jawa Timur.

Misalnya tingkat kemiskinan masih tinggi 21,3 sehingga jadi prioritas penting. Di bidang pendidikan, harapan lama sekolah juga perlu ditingkatkan begitu juga bidang Kesehatan, kasus kusta masih tinggi.

Tingkat kemiskinan di atas rata-rata Jawa Timur yang berada di angka 12,05 persen. Dan berada di tingkat nasional di angka 10,86 persen.

Atas hal itu, M Mohni menanggapi soal pendidikan. Menurutnya angka partisipasi anak usia sekolah menjadi Pekerjaan Rumah mereka ke depan.

"Masih dipandang provinsi kurang, menurut data BPS, kita akan menggenjot sehingga memenuhi target provinsi. Ya bisa melalui program bantuan untuk guru madrasah diniyah se-Bangkalan," tutupnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help