Berita Sumenep

Ratusan Ribu Warga Sumenep Madura Belum Rekam E-KTP

hingga saat ini di Kabupaten Sumenep, Madura masih terdapat sekitar 107.000 warga yang belum merekam Kartu E-KTP.

Ratusan Ribu Warga Sumenep Madura Belum Rekam E-KTP
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SUMENEP - Meski telah bertahun-tahun disosialisasikan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), namun hingga saat ini di Kabupaten Sumenep, Madura masih terdapat sekitar 107.000 warga yang belum merekam Kartu E-KTP.

Kendati Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep telah melakukan upaya jemput bola dengan datang ke Desa-desa melakukan perekaman sejak tahun 2017 lalu, hingga saat ini masih ratusan ribu penduduk tanpa e-KTP.

“ Kami akui, memang masih sekitar 12 persen, penduduk Kabupaten Sumenep, belum merekam KTP elektronik. Mereka yang belum adalah mereka yang usianya tua dan ada di pelosok desa, terutama di wilayah kepulauan Sumenep, ujar Kepala Dispendukcapil Sumenep, Ach. Zaini, Minggu (23/09/2018).

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan Dispendukcapil, dari sebelumnya dengan memberikan peluang perekaman e-KTP di masing-masing kecamatan, hingga dengan cara jemput bola dengan mendatangi ke rumah-rumah penduduk yang belum melakukan rekaman e-KTP.

Namun masih saja warga penduduk Sumenep yang belum selesai, terutama bagi warga yang umurnya tua dan merasa tidak penting sehingga tidak peduli dengan e-KTP.

“ Hingga saat ini, perekaman E-KTP sudah mencapai 88 persen atau 785 ribu wajib E-KTP di Kabupayen Sumenep. berarti sisanya sekitar 12 persen atau sekitar 107 ribu warga wajib KTP yang belum merekam, “ beber Zaini.

Meski demikian, pihaknya akan tetap berusaha menuntaskan perekaman bagi seluruh warga wajib KTP di Kabupaten Sumenep. bahkan pihaknya berjanji pada awal tahun 2019, atau setidaknya menjelang pemilu 2019, semua perekaman e-KTP di Kabupaten Sumenep sudah tuntas 100 persen.

“Bahkan jika memungkinkan perekaman ribuan penduduk ini akan dituntaskan bulan depan, atau tuntas di akhir tahun 2018 ini,” tegasnya.

Sedangkan untuk mempercepat proses e-KTP, pihaknya pun akan memberikan pelayanan ekstra.

Dispendukcapil akan menerapkan inovasi pencetakan e-KTP dengan mudah dan cepat. Hanya butuh waktu tiga menit langsung jadi e-KTP bagi warga yang telah berstatus Print Ready Record (PRR) atau sudah merekam data kependudukan sebelumnya.

Ditanya soal kesiapan Dispendukcapil menghadap pemilu serentak tahun 2019 yang mengharuskan pemilihnya dalam menyalurkan hak suaranya melalui e-KTP, Zaini kembali tegaskan menuntaskan proses e-KTP sebelum pemilu 2019.

Tetapi bilamana masih belum selesai juga, maka pihaknya akan mengantisipasi dengan menyiapkan Surat Keterangan (Suket) hingga hari H pemilu.

Penulis: Moh Rivai
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help