Berita Surabaya

Polda Jatim akan Tindak Tegas Pelaku Penyebar Hoax dan Sara pada Pilpres dan Pileg 2019

Luki menegaskan akan menindak pelaku penyebar informasi Hoax ataupun Sara terkait politik di media sosial

Polda Jatim akan Tindak Tegas Pelaku Penyebar Hoax dan Sara pada Pilpres dan Pileg 2019
surya/bobby constantine koloway
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan menandatangani prasasti deklarasi kampanye damai, pemilihan umum serentak tahun 2019 di KPU Jatim Kendangsari Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur bersama 39 jajaran Polres berupaya menciptakan situasi keamanan kondusif menjelang kampanye pemilihan Presiden (Pilpres) dan calon anggota Legislatif (Pileg) 2019.

Adapun prioritas pihak Kepolisian bersama TNI akan mengantisipasi adanya informasi Hoax dan Hate Speech (Ujaran Kebencian) selama pemilihan umum Pilpres dan Pileg yang muncul di media sosial.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, memaparkan bersama unsur TNI akan memperkuat pengamanan saat berlangsungnya masa kampanye hingga hari H pencoblosan pemilihan umum serentak khususnya di wilayah Jawa Timur.

Apalagi, kata Luki, di hari pertama deklarasi damai kampanye ini yang dilakukan bersama masyarakat di kantor KPU Jatim hari ini Minggu (23/9/2018).

Bawasanya Kapolda dan Pangdam V Brawijaya, sebagai aparat akan menjaga keamanan ketertiban di Jatim.

"Kami akan melakukan kegiatan pengamanan pemilihan umum serentak ini secara maksimal," ujarnya disela acara deklarasi kampanye damai, pemilihan umum serentak tahun 2019 di KPU Kendangsari Surabaya, Minggu (23/9/2018).

Luki menegaskan akan menindak pelaku penyebar informasi Hoax ataupun Sara terkait politik di media sosial, terutama jika menghadapi berita hoax terkait politik yang mengandung sara.

"Tentang berita Hoax dan mengandung Sara politik atau masalah berita yang betul-betul menganganggu di media sosial Kami akan tindak tegas," ungkapnya.

Di sisi lain, Luki bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Arif Rahman berharap masyarakat dapat berperan aktif untuk memerangi informasi Hoax dan Sara politik untuk menciptakan sekaligus menjaga lingkungannya agar selalu kondusif saat berlangsungnya pesta demokrasi ini.

"Agar kita semua seluruh masyarakat Jawa Timur mentaati peraturan yang telah disepakati oleh KPU dan Bawaslu untuk menjaga kondusifitas daerahnya," imbuhnya.

Kapolda dan Pangdam beserta seluruh jajaran akan selalu netral dan akan menjaga seluruh warga jawa timur dalam memberikan hak pilihnya nanti di bilik suara pemilihan umum.

"Polri bersama TNI selalu bersinergi melakukan pengamanan untuk kenyamanan masyarakat dari potensi gangguan Kamtibmas dan informasi Hoax serta Hate Speech (Ujaran Kebencian) yang bisa memecah belah warga Jawa Timur," kata Luki.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved