Berita Malang Raya

Debt Collector di Malang Bawa Lencana Polisi untuk Takuti Penunggak Kredit, Nasibnya Berakhir di Bui

Debt collector ini bawa lencana polisi untuk takuti para penunggak kredit. Nasibnya berakhir di bui.

Debt Collector di Malang Bawa Lencana Polisi untuk Takuti Penunggak Kredit, Nasibnya Berakhir di Bui
surya/benni indo
Petugas Unit Reskrim Polsek Singosari merilis debt collector yang kerap mengaku sebagai anggota polisi, Sabtu (22/9/2018). 

SURYA.co.id | MALANG - Yudianto (33), seorang debt collector asal Dusun Paretinap, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan ditangkap Unit Reskrim Polsek Singosari.

Ia ditangkap karena kerap beraksi dengan mengaku sebagai polisi.

Padahal Yudianto adalah polisi gadungan yang hanya bermodal lencana polisi.

Selain Yudianto, polisi juga menangkap Anang Setiawan warga Perum Pakisjajar, Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabuaten Malang.

Anang adalah rekan Yudianto saat beraksi menghentikan kendaraan Sukrip warga Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Kanit Reskrim Polsek Singosari Iptu Supriyono menerangkan, peristiwa itu berawal saat Sukrip sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol W 3988 WV,a Rabu (19/9/2018).

"Tiba-tiba Sukrip dipepet tiga orang yang tidak dikenal berpakaian preman sambil berteriak 'berhenti, berhenti," ujar Supriyono, Sabtu (22/9/2018).

Sukrip yang saat itu merasa tidak kenal dengan para pelaku, tetap mengendarai sepeda motornya. Namun para pelaku tetap mengejar dan memepet Sukrip.

Sukrip saat itu membonceng istri dan anaknya. Yudianto yang mengendarai motor lantas menghentikan paksa Sukrip.

"Kemudian Sukrip disuruh turun, dan dipaksa untuk memberikan sepeda motornya. Yudianto sempat menunjukkan lencana berlogo polisi yang ia keluarkan dari dalam tas," imbuh Supriyono.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved