Berita Banyuwangi

Ratusan Moge Singgahi Banyuwangi

Ratusan pengendara moge diberangkatkan ke Bali oleh Bupati Banyuwangi untuk mengikuti Bali Bike Fest IV

Ratusan Moge Singgahi Banyuwangi
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Ratusan moge saat hendak berangkat ke Bali melalui Banyuwangi. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Ratusan pengendara motor gede (moge) yang tergabung dalam Road Glide Owners Group (RGOG) diberangkatkan oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas langsung dari depan Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat (21/9). Mereka bakal berangkat menuju Bali Bike Fest IV di Denpasar, Bali.

“Kami sangat senang, teman-teman bisa mampir ke Banyuwangi. Kami berharap bisa datang kembali ke Banyuwangi untuk bisa menjelajah tempat wisata dan kuliner Banyuwangi,” kata Anas saat prosesi pemberangkatan.

Rombongan RGOG yang mencapai 500 peserta itu, menjadikan Banyuwangi sebagai titik kumpul sebelum berangkat menuju ke Bali. Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia. Bahkan, ada juga berasal dari Malaysia dan Singapura. Sejak Kamis siang, mereka memasuki Banyuwangi dan bermalam sebelum berangkat bersama-sama ke Bali.

“Kami sengaja memilih Banyuwangi sebagai tempat singgah, bukan hanya karena dekat dengan Bali. Tapi, kami ingin memperkenalkan keindahan Banyuwangi kepada para bikers dari seluruh Indonesia,” ungkap Ketua Harley Davidson Club Indonesia, Nanan Sukarna.

RGOG sendiri merupakan komunitas pengendara Harley Davidson dengan jenis Ride Glade dan masih tergabung dalam HDCI.

Menurut pensiunan Wakapolri (Wakil Kepala Polri) tersebut, salah satu tujuan dari HDCI adalah memang menggerakan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Kami tidak sekadar bersenang-senang. Tapi, kami juga punya visi untuk memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia,” ujarnya.

Pemilihan Banyuwangi sebagai tempat singgah merupakan bagian dari upayanya untuk memperkenalkan wisata di Banyuwangi. Meski tidak secara langsung dan resmi ke tempat wisata, tapi setidaknya telah mengetahui keindahan Banyuwangi.

“Beberapa kawan sudah keliling di Banyuwangi. Ada yang berbelanja oleh-oleh dan lain sebagainya. Bahkan, juga ada sudah merencanakan untuk datang lagi untuk menikmati wisata di Banyuwangi,” ungkapnya.

Nanan menjelaskan, tujuan dari kegiatan kali ini adalah untuk mengkampanyekan tertib berkendara. Selama ini, rombongan moge kerap kali diidentikan dengan arogansi di jalanan. Kesan tersebut yang akan diubah dari konvoi kali ini.

“Tema kami no sirine, no strobo, kecuali hanya petugas. Kami akan mengubah image moge yang arogan dengan hal yang positif. Kami akan memperkenalkan nilai-nilai dari RGOG sendiri yang respect, peduli, patuh aturan dan gentle,” jelasnya.

Sebelum diberangkatkan, rombongan RGOG tersebut dijamu oleh Bupati Anas di Pendopo. Mereka disuguhi dengan aneka jajanan pasar khas Banyuwangi. Seperti jenang, blendung jagung, orog-orog dan lain sebagainya.

Mereka juga tampak menikmati suasana pendopo yang asri. Tak jarang dari mereka mengabadikannya dengan berfoto. Selain Nanan Sukarna, tanpak hadir pula Sekretaris Lemhanas Mochamat Iriawan dan beberapa club motor gede lainnya di bawah naungan HDCI.

Baca: Polres Bangkalan Tembak Mati Buronan Pelaku Begal Motor yang Meresahkan Warga

Baca: Ibu Melahirkan di Tengah Jalan di Surabaya, Warga Mengira Simulasi

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved