Pilpres 2019

Ketua KPU RI, Arief Budiman : Nomor Urut untuk Citra Diri Capres-Cawapres saat Kampanye

Komisioner KPU RI telah menggelar tahapan Pilpres 2019. Kali ini, tahapan itu adalah pengambilan nomor urut pasangan calon.

Ketua KPU RI, Arief Budiman : Nomor Urut untuk Citra Diri Capres-Cawapres saat Kampanye
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua KPU Arief Budiman (kanan) berbincang dengan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono (kiri) saat penyerahan berkas penetapan peserta pemilu calon presiden dan calon wakil presiden 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (20/9/2018). 

SURYA.co.id | JAKARTA – Komisioner KPU RI telah menggelar tahapan Pilpres 2019. Kali ini, tahapan itu adalah pengambilan nomor urut pasangan calon.

Ketua KPU RI, Arief Budiman mengungkapkan, nomor urut pasangan capres-cawapres mempunyai banyak fungsi.

Nomor urut yang ditetapkan bisa digunakan sebagai dasar menyusun daftar pasangan calon.

Salah satu fungsinya untuk citra diri dari pasangan capres-cawapres.

"Citra diri digunakan untuk kampanye," ujar Arief Budiman di kantor KPU RI, Jumat (21/9/2018) malam.

Selain itu, nomor urut menjadi dasar KPU RI untuk mempersiapkan logistik Pilpres.

"Sekaligus sosialisasi kepada masyarakat," tambah Arief Budiman.

Tahapan pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden tahun 2019, di ruang Sidang Utama lantai 2 KPU RI, Jumat (21/9/2018) malam.

Hasi pengundian pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapat nomor urut satu dan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat nomor urut dua.

Penetapan nomor urut ini dituangkan dalam Keputusan KPU RI Nomor 1142/PL.02.2-Kpt/06/KPU/IX/2018 tentang Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019, tanggal 21 September 2018.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help