Rumah Politik Jatim

Jadi Korwil Tim Sukses, Bupati Lumajang Terpilih Thoriqul Haq : Jokowi Pilihan Tepat

Bupati Lumajang terpilih Thoriqul Haq membenarkan mendapat amanah menjadi Korwil Lumajang untuk pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

Jadi Korwil Tim Sukses, Bupati Lumajang Terpilih Thoriqul Haq : Jokowi Pilihan Tepat
SURYA.co.id/SRI WAHYUNIK
Bupati Lumajang Thoriqul Haq 

SURYA.co.id, Lumajang - Bupati Lumajang terpilih Thoriqul Haq membenarkan mendapat amanah menjadi Korwil Lumajang untuk pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Ya saya Korwil Lumajang. Itu perintah partai. Saya selaku kader PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) tentu mematuhinya," ujar Thoriqul Haq ditemui SURYA.co.id di Lumajang, Jumat (21/9/2018).

Thoriqul Haq mengetahui penunjukan sebagai Korwil Lumajang.

"Saya akan turun dan bekerja keras memenangkan Jokowi di Lumajang," tegasnya.

Ia akan berkampanye memakai logika, mengapa masyarakat memilih Jokowi.

Ia bakal merasionalisasikan dan melogikakan alasan masyarakat bisa kembali memilih Jokowi.

"Hari ini Jokowi merupakan pilihan tepat karena benar-benar kerja nyata. Pembangunan insfrastruktur yang merata, juga disparitas (ekonomi) menurun di Indonesian" tegas politisi PKB ini.

Pada Pilkada Lumajang Juni lalu, Thoriqul Haq berpasangan dengan Indah Amperawati. Thoriq dengan Indah berasal dari parpol berbeda.

Thoriqul Haq merupakan kader PKB yang mengusung Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

Sedangkan Wakil Bupati terpilih Indah Amperawati berasal dari parpol pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Partai Gerindra. 

Keduanya akan dilantik sebagai kepala daerah pada 24 September nanti.

Indah Amperawati adalah mantan PNS Lumajang yang juga adik kandung mantan bupati Lumajang Sahrazad Masdar.

"Untuk Pilpres, saya dan Bunda Indah memang berbeda. Ya tidak apa-apa. Nanti saya pamit ke Bunda Indah kalau akan kampanye, begitu juga beliau. Ya saling pamitan. Tentunya akan bertemu lagi mengurusi Pemkab Lumajang. Urusan Pemkab kita bareng-bareng," tegas Thoriq.

Thoriqul Haq dan Indah sudah berkomitmen untuk saling menjaga sikap dan bahasa selama Pilpres.

Sehingga kader dan masyarakat di bawah tidak saling berkonfrontasi meskipun berbeda dukungan.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved