Advertorial

BPJS Surabaya Blusukan ke Kampung Sosialisasikan Program JKN KIS

Apa pun dilakukan BPJS Cabang Kota Surabaya demi mengenalkan program jaminan kesehatan nasional (JKN) kepada masyarakat

BPJS Surabaya Blusukan ke Kampung Sosialisasikan Program JKN KIS
ist
Kepala Cabang BPJS Surabaya Moch Cucu Zakaria saat menemui ratusan ibu-ibu kampung di Bungkal, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, Kamis (20/9/2018) malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Apa pun dilakukan BPJS Cabang Kota Surabaya demi mengenalkan program jaminan kesehatan nasional (JKN) kepada masyarakat. Apalagi belum semua warga Surabaya saat ini menjadi peserta JKN.

Menariknya, Kepala Cabang BPJS Surabaya Mokh Cucu Zakaria sendiri yang rela blusukan ke kampung-kampung. Seperti yang dilakukan bersama pegawainya, Kamis (20/9/2018) malam di Kampung Bungkal, Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya.

Bahkan tidak hanya Cucu dan pegawainya, kali ini BPJS Surabaya ditemani anggota DPR Komisi IX Lucy Kurniasari dan anggota DPRD Surabaya Komisi C Machmud turut serta dalam blusukan ke kampung sosialisasikan JKN dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Surabaya.

"Sosialisasi program JKN harus terus dilakukan. Kami mengapresiasi langkah BPJS Surabaya menyisir kampung di pinggiran Surabaya begini. Nemui ibu-ibu pengajian Sambikerep," kata Lucy, yang mantan Ning Surabaya.

Hingga saat ini dari total penduduk Surabaya sekitar 3,1 juta, yang baru tercover BPJS sekitar 1,7 juta orang. Menjadi tugas bersama untuk mengajak masyarakat di seluruh Surabaya terjamin layanan kesehatan mereka.

"Ayo silakan memanfaatkan layanan kesehatan dengan menjadi peserta JKN KIS. Segala penyakit apa pun dan tindakan apa pun dijamin gratis bersama biaya perawatannya asal ada indikasi medis dan sesuai dengan alur dan prosedur," kata Cucu di hadapan ratusan ibu-ibu Sambikerep.

Dia juga menyebutkan, bahwa segala pemeriksaan kesehatan di setiap lab kesehatan juga gratis. Bahkan untuk cuci darah pun juga gratis.

"Semua dilayani sesuai kelasnya tidak ada biaya apa pun," kata Cucu.

Selain itu, dalam sosialisasi JKN KIS itu, Cucu juga menyampaikan layanan kesehatan BPJS saat ini berjenjang. Harus dilayani sesuai fasilitas kesehatan. Tidak semua penyakit bisa langsung dirujuk ke rumah sakit. Harus melalui Puskesmas.

Dalam kesempatan itu, warga dari kaum ibu-ibu pun antusias. Mereka bertanya seputar biaya hingga obat apa saja yang tidak dicover BPJS.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved