Berita Surabaya

Awas! Komplotan Pencuri Uang ATM Pakai Tusuk Gigi Sudah Beraksi di 20 Titik di Jatim

Komplotan penjahat spesialis ganjal mesin ATM ternyata telah memodifikasi 20 mesin ATM di Jatim. Waspadalah.

Awas! Komplotan Pencuri Uang ATM Pakai Tusuk Gigi Sudah Beraksi di 20 Titik di Jatim
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Agung Yudha Wibowo mengamankan tersangka Heriansyah pejahat jalanan modus ganjal ATM 

SURYA.co.id | SURABAYA - Operasi Sikat Semeru 2018 Polda Jatim bersama 39 Polres jajaran telah tuntas.

Berbagai kejahatan jalanan berhasil terungkap selama 12 hari Operasi Sikat Semeru di Jajaran Polda Jatim.

Adapun kejahatan yang paling jadi sorotan adalah pencurian dengan modus ganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di wilayah Jawa Timur.

Tersangkanya adalah Heriansyah (35) warga Lampung Selatan. Dia berperan sebagai sopir bersama tiga pelaku lainnya, Alex, Saiful, Bagas yang kini masih buron. 

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Agung Yudha Wibowo menjelaskan tersangka sempat tertembak di bagian leher ketika berupaya kabur melarikan diri ketika hendak ditangkap di daerah Gresik.

"Komplotan penjahat spesialis ganjal ATM ini telah beraksi lebih dari 20 titik di seluruh daerah Jatim," ujarnya saat rilis ungkap kejahatan Ops Sikat Semeru di Mapolda Jatim, Kamis (21/9/2018).

Baca: Modal Tusuk Gigi, Dua Pria Bobol Tabungan Nasabah di ATM Hingga Ratusan Juta Rupiah

Agung mengatakan tersangka Heriansyah pernah beraksi ganjal ATM di dua lokasi di Gresik, di toko modern minimarket Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Mojokerto, Kediri dan lainnya. Modus tersangka ini yakni mengganjal akses masuk kartu ATM memakai batang kayu korek api.

Mereka cukup terlatih hingga para korbannya tidak sadar telah menjadi korban kejahatan modus ATM.

Tersangka tahu PIN kartu ATM milik korban ketika dia berpura-pura membantu korbannya yang selalu panik ketika kartu ATM tertelan.

Korban akan ditukar kartu ATM oleh tersangka saat berupura-pura membantu mengeluarkan kartu yang seakan-akan tertelan di mesin ATM.

"Tempat tinggal tersangka selalu berpindah-pindah terkahir dia indekos di kawasan Sedati Sidoarjo,: kata Agung.

Heriansyah mengatakan setiap kali behrasil mendapatkan kartu ATM korban komplotan ini mengambil uang dari ATM korban senilai Rp 2 juta hingga 7 juta.

Untuk menghindari kecurigaan, penarikan tunai via ATM ini dilakukan secara kontinyu dalam waktu hampir bersamaan. Mereka akan menguras seluruh tabungan di ATM itu sampai habis.

"Pembagian uang itu berbeda-beda paling banyak ya dapat Rp 2 juta," katanya.

Menurut dia, setelah beraksi di satu kota kawanan pejahat ganjal ATM ini berpindah tempat. Setelah itu kembali melakukan aksinya di tempat yang sepi dari keramaian.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help