Berita Surabaya

Pencurian Scaffolding Senilai Jutaan Rupiah di Citraland Surabaya Terungkap Karena Rekaman CCTV

Polisi menangkap 2 pria pencuri scaffolding senilai jutaan Rupiah di kawasan Citraland, Surabaya.

Pencurian Scaffolding Senilai Jutaan Rupiah di Citraland Surabaya Terungkap Karena Rekaman CCTV
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Kedua tersangka pencuri besi scaffolding di kawasan Citraland Kecamatan Lakarsantri Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dua pengendara mobil Pikap L300 W 8446 XH ketahuan mencuri scaffolding di Gwalk Blok B-2 Citraland, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya.

Aksi pencurian tersebut terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV).

Pelakunya adalah Rachmad Sutiawan (38) warga Kendangsari Surabaya bersama temannya Aries Satyono (34) warga Sidotopo Lor Nomor 102 Surabaya.

Kapolsek Lakarsantri, Kompol Dwi Heri Sukiswanto menjelaskan kedua tersangka memuat besi scaffolding curian di dalam bak Pikap L300.

Barang curian itu disimpan di rumah tersangka menunggu pembeli dengan harga tertinggi. Barang curian belum sempat dijual kedua tersangka keburu ditangkap.

"Rencananya besi scaffolding itu akan dijual pada temannya pemborong proyek," ungkapnya di Mapolsek Lakarsantri, Kamis (20/9/2018).

Dwi Heri mengatakan, pengungkapan kasus ini dari laporan korban Diasarif Wardana (22) warga Taman Pondok Jati Sidoarjo yang telah kehilangan scaffolding. Dari keterangan korban diperkuat rekaman video CCTV anggotanya menelisik keberadaan plat nomor mobil Pikap yang pada akhirnya berhasil menangka kedua tersangka.

"Tersangka mencuri 10 set besi bongkar pasang scaffolding berharga jutaan rupiah. Hasilnya akan dibagi dua," jelasnya.

Tersangka Rachmad Sutiawan mengaku khilaf ketika melihat  scaffolding di pinggir jalan raya. Karena saat itu kondisi di sekitar lokasi sepi sehingga muncul niat jahat untuk mencuri scaffolding.

"Saya cuma iseng, kan mencuri besi scaffolding lumayan bisa dijual untuk tambahan jajan anak dan istri," ucapnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help