Jelang Pilpres 2019

Hanura Jatim Sambut Positif Mantan Kapolda Machfud Arifin Masuk Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma’ruf 

Masuknya mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (purn) Machfud Arifin dalam Tim Kampanye Daerah disambut posisitip Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jatim.

Hanura Jatim Sambut Positif Mantan Kapolda Machfud Arifin Masuk Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma’ruf 
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menerima SK Penetapan Tim Pemenangan untuk Wilayah Jawa Timur, Rabu (19/9/2018) di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim. 

SURYA.co.id, SURABAYA - Masuknya mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (purn) Machfud Arifin dalam Tim Kampanye Daerah Jatim disambut posisitip Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jatim.

Sekretaris DPD Hanura Jatim, Kakung Santoso mengatakan kombinasi tim yang terdiri dari lintas partai dengan dipimpin sosok non-partai merupakan kombinasi yang pas untuk menyolidkan langkah pemenangan di Jatim.

”Sangat pas (Pak Machfud sebagai Ketua Timses). Paling tidak ada orang non partai yang bisa menyatukan para fungsionaris partai yang ada di jawa Timur,” kata Kakung ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (20/9/2018)

Pihaknya cukup optimistis bahwa langkah pemenangan capres yang mereka usung akan bisa mencapai target.

Yakni, setidaknya mendapat 70 persen suara di Jatim. Sebab, tingginya elektabilitas Jokowi-Ma’ruf di Jatim, bukan hanya berdampak positif terhadap capres bersangkutan. Namun, juga Hanura secara kelembagaan partai.

”Sedangkan kalau untuk pileg, kami bergerak sendiri. Sebab, roda organisasi partai harus tetap berjalan. Selaras dengan pengusungan di pilpres,” kata pria yang juga menjabat Wakil Sekretaris TKD Jokowi-Ma’ruf Amin di Jatim ini.

Hal itu pula yang membuat pihaknya optimistis meraih target di pileg mendatang. Misalnya untuk DPRD Provinsi minimal meraih satu kursi di tiap dapil dari 14 dapil di Jatim. ”Kalau tiap dapil terisi, maka akan berisi 14 anggota DPRD Provinsi di Jatim,” jelas Kakung.

Sementara untuk DPR RI, Hanura bisa memperoleh delapan kursi dari Jatim.

”Kami optimistis, keputusan partai yang mengusung Pak Jokowi-Ma’ruf Amin akan sekaligus meningkatkan elektabilitas Hanura di Jatim,” ujarnya optimistis.

Di pileg mendatang, Hanura memang perlu bekerja keras. Berdasrakan survei LSI Denny JA yang dilakukan pada pertengahan Agustus (12-19/8/2018), Hanura berada di bawah perolehan suara pemilu 2014 silam.

Berdasarkan survei tersebut, Hanura mendapat 0,6 persen suara. Padahal, pada pemilu 2014 silam, partai yang diketuai Osman Sapta Oedang (OSO) ini memperoleh 5,26 persen suara.

"Bahkan ditambah margin of error 2,9 persen, daftar partai ini belum cukup melampaui Parliamentary Threshold (empat persen)," kata Denny JA kala itu.

Meskipun demikian, potensi lolos ke parlemen tersebut masih ada. Mengingat, masih ada 25,2 persen pemilih yang belum menentukan pilihan.

"Masih luas ruang bagi partai untuk mengubah peta dukungan menjelang Pileg 2019," kata Denny.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help