Jelang Pilpres 2019

Dikabarkan Jadi Korwil Khusus Surabaya Timses Jokowi - Ma'ruf Amin, begini Reaksi Walikota Risma

Wali Kota Surabaya - Tri Rismaharini merespons berita terkait namanya yang disebut-sebut menjadi Koordinator Wilayah (korwil) khusus Surabaya.

Dikabarkan Jadi Korwil Khusus Surabaya Timses Jokowi - Ma'ruf Amin, begini Reaksi Walikota Risma
SURYAOnline/Pipit Maulidiya
Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam jumpa pers terkait kabar dirinya masuk Timses Jokowi-Ma'ruf Amin, Kamis (20/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya - Tri Rismaharini merespons berita terkait namanya yang disebut-sebut menjadi Koordinator Wilayah (korwil) khusus Surabaya Tim Pemenangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Risma mengaku belum tahu hal itu dan belum menerima surat perintah.

"Aku belum tahu (jadi korwil tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin), baru tahu dari teman-teman. Kalau aku diminta jadi jurkam (juru kampanye) ya sudah, tak kasih datanya, ya KTP, ini baru tahu. Kalau Surabaya memang aku, siap diperintah, jalan," katanya menanggapi pertanyaan awak media dalam jumpa pers di ruang kerjanya, Kamis (20/9/2018).

Menjadi juru kampanye itu, kata Risma, memiliki level. Misalnya level A bicara di depan, level B itu supporting, level C itu bantu dorong.

"Lima tahun lalu aku di A, ya aku cuti meski rata-rata agendanya Sabtu-Minggu, tapi aku tetap ngajukan izin. Kemarin sudah ngasih data katanya Jurkamnas, kapan itu ke Kalimantan. Kiat-kiatnya apa? Rahasia," ungkapnya disambut tawa seisi ruangan.

Risma menuturkan jadi juru kampanye, kiat yang akan disampaikan pasti bedalah dari lima tahun lalu. Dia pun tak mau banyak komentar soal kampanye, menurut Risma hal itu bisa membuatnya mendapat teguran dari Bawaslu.

"Ya kalau lima tahun lalu sudah kerja meski belum penuh. Memang harus beda, yang dijual rahasia nanti deloken ae (lihat saja). Nanti kalau ada surat perintah, sekarang belum, nanti pasti ada surat aku kampanye bagian apa terus dikumpulkan. Jadi masih nunggu perintah, aku gak bisa ngomong kalau gak ada surat perintah," tegas pungkasnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved