Berita Surabaya

Tingkatkan Literasi Anak Kampung, BEM Unair Bikin Gerobak Baca

Gerobak Baca ini ditempatkan di daerah Kedung Turi 2 yang juga lokasi Rumah Belajar (Rubel) ketiga dari program Unair Mengajar.

Tingkatkan Literasi Anak Kampung, BEM Unair Bikin Gerobak Baca
istimewa
Gerobak Baca di daerah Kedung Turi 2 yang juga lokasi Rumah Belajar (Rubel) ketiga dari program Unair Mengajar saat dikunjungi warga dana ank-anak. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Aksi nyata untuk ikut serta dalam peningkatan literasi dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair). Berawal dari keprihatinan terhadap rendahnya tingkat literasi pada anak-anak di lingkungan kampung, membuat anggota dari Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM Unair 2018 mengadakan program kerja bertajuk Gerobak Baca Airlangga.

Gerobak Baca ini ditempatkan di daerah Kedung Turi 2 yang juga lokasi Rumah Belajar (Rubel) ketiga dari program Unair Mengajar.

Ketua pelaksana kegiatan Gerobak Baca, Galuh Mega Kurnia, menjelaskan dalam program kerja kali ini, BEM menyediakan wadah literasi dalam bentuk perpustakaan bergerak berupa Gerobak Baca kepada daerah terpilih bekerja sama dengan organisasi pemuda setempat untuk mengelola gerobak tersebut sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan.

“Kalau kami memberikan wadah literasi berupa rak seperti yang ada di perpustakaan itu sudah biasa dan tidak dapat dipindah ke tempat lain. Nah, kalau Gerobak Baca ini unik, dan anak anak cenderung tertarik dengan hal yang tidak biasa. Harapannya, dengan wadah literasi berupa gerobak baca dapat menimbulkan rasa ketertarikan kepada anak anak,” jelas mahasiswa yang akrab dipanggil Galuh tersebut pada SURYA.co.id, Rabu (19/9/2018).

Dengan bentuk rak yang seperti gerobak, memudahan buku bacaan untk dibawa keliling kampung menyesuaikan tempat masyarakat berkumpul.

Apalagi buku bacaan cukup beragam, tak hanya untuk anak-anak karena merupakan donasi mahasiswa dan masyarakat.

Selain itu, lanjut Galuh, setiap kunjungan mahasisw ke lokasi akan dilakukan dongeng anak dan kegiatan volunteer Airlangga Share and Care.

Karena menyesuaikan waktu anak-anak, maka kegiatan di Gerobak baca dilakukan usai magrib.

“Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan yang kami adakan. Bahkan hingga membuat sebagian besar panitia dan volunteer kewalahan menghadapi tingkah lucu dan keaktifan mereka selama kegiatan,” jelas Galuh.

Budi, ketua RT 2 Kedung Turi mengungkapkan ia berharap dengan adanya Gerobak Baca di Rubel tersebut dapat bermanfaat tidak hanya untuk anak-anak namun juga untuk orang tua.

“Saya cukup terharu dan sangat senang karena dari civitas akademika UNAIR peduli kepada warga saya. Semoga, semua ini ada manfaatnya untuk seluruh warga Kedung Turi baik anak-anak maupun bapak-ibunya,” terangnya.

Rencananya, Gerobak Baca serupa juga kn diletakkan di tiga kampung lainnya. Sehingga bisa mmeperluas jangkauan dalam meningkatkan budaya literasi warga kampung.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help