Rumah Politik Jatim

Gejolak Tahun Politik Mulai Terasa, Kapolda Jatim Antisipasi Serangan Hoax dan Hate Speech

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengupayakan terciptanya situasi kondusifitas keamanan jelang Pilpres dan Pileg.

Gejolak Tahun Politik Mulai Terasa, Kapolda Jatim Antisipasi Serangan Hoax dan Hate Speech
SURYA.co.id/Mohammad Romadoni
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat gelar pasukan Ops Mantap Brata pengamanan Pilpres dan Pileg di halaman Mapolda Jatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan telah mengupayakan terciptanya situasi kondusifitas keamanan menjelang pemilihan Presiden (Pilpres) dan Legislatif (Pileg).

Pihaknya bahkan telah mempersiapkan mekanisme antisipasi pengamanan saat menghadapi tahun politik khususnya di wilayah Jawa Timur.

Luki mengatakan, gejolak di tahun politik jelang Pilpres dan Pileg telah dirasakan di Jatim.

Karena itulah pihaknya akan mengantisipasi adanya potensi kerawanan agar tidak sampai membuat kegaduhan hingga berpotensi mengancam keamanan di wilayahnya.

"Kerawanan itu (Jawa Timur) mulai ada dari bentuk memecah belah seperti hoax dan ujaran kebencian (Hate Speech), ini sudah muncul," ujarnya disela gelar pasulan Ops Mantap Brata Semeru 2018.

Menurut dia, pihaknya tengah mengantisipasi adanya Hate Speech dan Hoax yang berpotensi ada ketika masa kampanye hingga menjelang pencoblosan.

"Kami akan mengantisipasinya Hoax dan Hate Speech dari beberapa Satgas yang sudah dibentuk di Kepolisian," ungkapnya.

Masih kata Pati Polri Dua Bintang ini menambahkan pengamanan menjelang Pilpre dan Pileg ini akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Diawali Kapolri Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mempimpin apel gelar pasukan Mantap Brata di Monas kemarin.

Khusus di Jawa Timur Operasi Mantap Brata Semeru 2018 ini pihaknya telah berkoordinasi bersama TNI dan stakeholder Pemerintah daerah. 

"Kami telah siap menjalankan operasi Mantap Brata 2108," kata Luki. .

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved