Berita Surabaya

Ada 'Nyanyian' dari Menu Singing Croissant Grand Dafam Hotel Surabaya Ini

singing croissant itu lebih karena kerenyahan roti ketika digigit, sehingga muncul suara ‘cresshh’.

SURYA.co.id | SURABAYA - Sajian roti tak sekadar hanya cita rasa saja, tapi juga dilihat dari tekstur dan kerenyahannya. Ini yang mendasari Grand Dafam Hotel Surabaya membuat sajian roti croissant dengan nama singing croissant.

Executive sous chef Grand Dafam Hotel Surabaya, Suro Hartoyo, menjelaskan croissant adalah roti dengan adonan berlapis yang berasal dari Prancis. Disebut croissant karena bentuknya yang mirip dengan bulan sabit.

“Roti ini yang jadi menu favorit di hotel ini,” tuturnya.

Menu roti ini berbeda dari kebanyakan croissant, karena ada ‘nyanyian’ croissant saat disantap. Dia menjelaskan, singing croissant itu lebih karena kerenyahan roti ketika digigit, sehingga muncul suara ‘cresshh’.

Rasa gurih dan renyah ini makin mantap karena muncul aroma mentega dari dalam roti.

“Suara nyanyian ini juga muncul dari proses mengolah adonan tepung, di mana ini harus dibanting beberapa kali,” jelasnya.

Untuk mendapatkan croissant yang renyah, gurih dan ada sensasi ‘menyanyi’ ini, maka ada beberapa kuncinya.

Adapun kuncinya adalah penggunaan susu bubuk full cream yang dominan pada campuran tepungnya.

Jika dilihat dari komposisi nutrisi, maka kandungan lemaknya harus 35 persen dari adonan tepung per kg.

“Ini yang membuat roti croissant itu jadi gurih dan renyah,” katanya.

Selain itu, ada teknik membanting adonan tepung ke atas meja, agar semua bahan tercampur dan adonan tetap elastis.

Proses membanting itu butuh waktu sekira satu menit. Semua bahan yang dicampur dalam adonan itu berupa tepung terigu sekira 1 kg, yeast 25-30 gram, gula, garam, telur dan mentega, serta bread improver agar dinding roti tak mudah pecah ketika dioven.

“Ini diberi air dingin agar adonan itu tak terlalu cepat mengembang sehingga hasilnya bagus,” urainya.

Seorang konsumen, Aditya (25) mengaku bahwa roti croissant yang disantapnya berbeda dari roti di tempat lain. Meski tanpa isi atau plain, namun gurih dan renyah terasa ketika digigit.

“Begitu kress saat digigit, muncul aroma mentega dari dalam roti. Croissant ini cocok disantap ketika masih hangat,” pungkasnya.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved