Berita Sidoarjo

Pemotongan Dana Jaspel di Puskesmas Porong Sudah Bertahun-tahun

Praktik pemotongan dana jaspel yang menyebabkan sejumlah pegawai Puskesmas Porong, Sidoarjo, ternyata sudah berlangsung lama.

Pemotongan Dana Jaspel di Puskesmas Porong Sudah Bertahun-tahun
surya/m taufik
Suasana pelayanan di Puskesmas Porong Sidoarjo, Selasa (18/9/2018) 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pemotongan dana jasa pelayanan (Jaspel) di Puskesmas Porong Sidoarjo ternyata sudah berlangsung lama. Beberapa pegawai di sana bahkan menyebut praktik tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun.

Seorang dokter berinisial SR yang bertugas di sana menceritakan bahwa potongan Jaspel sekitar 15 persen. \

Misalnya seorang pegawai dapat Jaspel Rp 1 juta, berarti dipotong oleh pengelola puskesmas sebesar Rp 150 ribu.

"Dulu saat pembayaran Jaspel masih tunai, uangnya dipotong langsung. Jadi kami tidak tahu berapa potongannya," kata dia, Selasa (18/9/2018).

Sementara sejak sekitar satu tahun belakangan, pembayaran Jaspel ke pegawai dilakukan lewat transfer rekening.

"Kemudian ada kebijakan baru. Yakni, setelah menerima transferan harus menyetorkan 15 persen ke bendahara puskesmas," urainya.

Beda pegawai, beda nilai Jaspel yang diterima. Dari informasi yang dihimpun, paling sedikit pegawai di Puskesmas itu menerima Jaspel sekitar Rp 800 ribu dalam sebulan.

Di Puskesmas Porong, ada sebanyak 127 pegawai terdiri dari 97 pegawai negeri sipil dan 30 tenaga honorer.

"Saya sempat diberitahu katanya pemotongan itu untuk membayar pegawai honorer. Namun pastinya seperti apa, saya kurang jelas," lanjut dia.

Hal serupa disampaikan seorang sopir di Puskesmas Porong. Dia juga mengaku wajib setor alias kena potongan 15 persen setiap kali menerima dana Jaspel.

"Yang terkahir kemarin saya setor Rp 130 ribu," ujar pria yang diperkirakan menerima Jaspel sekitar Rp 800 ribu tersebut.

Dirinya juga menyebut bahwa sebelumnya potongan langsung dilakukan karena pemberian Jaspel secara tunai. Sistem setor itu baru berlaku sejak Jaspel dibayarkan lewat transfer rekening.

Para pegawai di Puskesmas Porong mengaku mendengar adanya sejumlah pegawai yang diamankan Tim Saber Pungli Polda Jatim. Namun, mereka juga mengaku kurang tahu pasti persoalannya.

Dikabarkan, hari Senin (17/9/2018) sejumlah pegawai Puskesmas Porong Sidoarjo diamankan polisi terkait kasus dugaan pemotongan dana Jaspel di sana. Sampai saat ini, kasus itu masih proses di Polda Jatim.

Kendati demikian, layanan di Puskesmas ini tetap berjalan seperti biasa. Para pegawai tetap menjalankan tugasnya, dan Masyayikh yang butuh layanan kesehatan di sana juga tetap terlayani.

Baca: 8 Pegawai Puskesmas Porong Diamankan Tim Saber Pungli Polda Jatim, Diduga Terkait Dana Jaspel

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved