Berita Jember

Dikritik Dewan terkait Layanan Adminduk Lamban, begini Penjelasan Pemkab Jember

DPRD Jember mengkritik lambannya layanan administrasi kepedudukan (adminduk) oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil)Jember.

Dikritik Dewan terkait Layanan Adminduk Lamban, begini Penjelasan Pemkab Jember
surya.co.id/sri wahyunik
Masyarakat mengantre di Kantor Dispendukcapil Jember, Selasa (18/9/2018). 

SURYA.CO.ID | JEMBER - DPRD Jember mengkritik lambannya layanan administrasi kepedudukan (adminduk) oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Jember.

Atas kritik tersebut Pemkab Jember bereaksi dengan menjawabnya setidaknya dengan delapan lembar jawaban dari Bupati Jember.

Pemkab Jember memberi Jawaban lewat Wakil Bupati Jember A Muqit Arief  yang dibacakan dalam rapat paripurna di DPRD Jember, Selasa (18/9/2018).

Pertanyaan dari sejumlah fraksi dewan itu dilontarkan dalam rapat paripurna sebelumnya, Senin (17/9/2018). Rapat paripurna ini membahas Perubahan APBD Jember tahun anggaran 2018.

Jawaban atas layanan Adminduk ini merupakan jawaban paling panjang terkait sejumlah pertanyaan  fraksi dewan.

Setidaknya ada empat fraksi yang bertanya tentang layanan Adminduk itu. Keempat fraksi itu (PDIP, PKB, PKS, Hanura - Demokrat) yang menilai pelayanan Adminduk di Jember masih lama, terjadi antrean panjang, juga tidak efektif dan efisien.

Dalam jawaban itu, Wakil Bupati Jember mengatakan saat ini seiring adanya Gerakan Masyarakat Indonesia Sadar administrasi kependudukan (Gisa) membuat masyarakat berbondong-bondong mengurusi Adminduk mereka.

"Rata-rata per hari layanan Adminduk di Kantor Dispendukcapil mencapai 1.100 orang untuk semua layanan," kata Muqit.

Pemkab Jember membeber semua jawaban mulai dari jumlah pelayanan, waktu pelayanan, juga program pelayanan. Jumlah pelayanan itu meliputi 10 jenis Adminduk, dengan jumlah layanan per hari rata-rata 1.100 orang. Layanan dilakukan di Kantor Dispenduk Jl Jawa, dan juga di Dispenduk Corner Roxy Mall.

Pemkab Jember juga menyebut kalau layanan itu rata-rata hanya dilakukan antara 2 menit sampai 12 menit, tergantung jenis Adminduk yang diurusi.

"Dengan catatan syarat yang diberlakukan lengkap," lanjut Muqit.

Dispendukcapil Jember, kata Muqit, memakai slogan Semedi alias Secepat-cepatnya Mesti Jadi. Karenanya, masyarakat juga dilayani cetak Adminduk langsung jadi.

Banyaknya jumlah masyarakat yang mengurusi Adminduk di Dispendukcapil membuat manusia meluber di kantor tersebut.

Pantauan Surya.co.id, warga antre sampai ke halaman Dispenduk. Mereka antre sambil duduk di bawah tenda yang disediakan. Pemandangan seperti itu terjadi hampir setiap hari.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help