Berita Tuban

Sebanyak 16 Orang Terjaring Razia Satpol PP di Eks Lokalisasi di Tuban, Ini Daerah Asalnya

Petugas Satpol PP Kabupaten Tuban telah merazia eks lokalisasi gading, yang berada di Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar, Minggu (16/9/2018) malam.

Sebanyak 16 Orang Terjaring Razia Satpol PP di Eks Lokalisasi di Tuban, Ini Daerah Asalnya
Surya/M Sudarsono
Belasan orang diamankan di eks lokalisasi di Tuban, merema didata oleh petugas Satpol PP 

SURYA.co.id | TUBAN - Petugas Satpol PP Kabupaten Tuban telah merazia eks lokalisasi gading, yang berada di Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar, Minggu (16/9/2018) malam.

Hasilnya, belasan orang diamankan di wilayah Tuban.

Mereka pun didata di kantor Satpol PP, untuk dimintai keterangan terkait keberadaannya di eks lokalisasi tersebut.

Kabid Ketertiban Umum dan ketentraman masyarakat Satpol Tuban, Sugeng Sutoto mengatakan, razia yang dilakukan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, ini merupakan tindak lanjut dari laporan kades setempat yang resah atas adanya aktifitas di wilayah setempat.

Hasilnya, ada 16 orang yang diamankan di lokalisasi tersebut. Rinciannya, 10 orang PSK, 4 orang indikasi mucikari, dan dua orang pria hidung belang.

"Sudah kita sidik, hasilnya memang mereka PSK, pemilik warung ada yang terindikasi sebagai mucikari dan juga melayani pria hidung belang," ujar Totok sapaan akrab Kabid saat dikonfirmasi Surya di kantornya, Senin (17/9/2018)

Lebih lanjut Totok menjelaskan, untuk identitas PSK adalah PM (44), JT (48), NRT, WNT (43), warga Jepara.

Lalu STN (45), SWT (53), SW (34), warga Tuban. SPL (32), warga Demak, SK, warga Rembang, LB (30), warga Kudus.

Sedangkan untuk pemilik warung yang terindikasi mucikari adalah AL (Lk, 60), RMS (Pr, 52), WJ (66), PWT (Pr, 49), warga Tuban.

Untuk dua pria hidung belang yaitu ES (50) dan SMJ (53), warga Tuban.

"Untuk PSK kita kirim ke panti rehabilitasi Kediri, pemilik warung kita dalami apakah sebagai mucikari. Untuk dua pria hidung belang akan kita minta buat surat pernyataan diketahui Kades dan Camat agar tidak mengulangi," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved