Berita Magetan

Pendidikan Konversi F16 Ditutup, Marko Anderson bakal Selesaikan 180 Jam Terbang dengan Jet Tempur

Komandan Lanud Iswahjudi,Marsekal Pertama (Marsma) TNI Samsul Rizal menutup pendidikan konversi pesawat tempur F16 Figting Falcon.

Pendidikan Konversi F16 Ditutup, Marko Anderson bakal Selesaikan 180 Jam Terbang dengan Jet Tempur
SURYAOnline/Doni prasetyo
Komandan lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan Marsekal Pertama (Marsma) TNI Samsul Rizal, menyematkan badge konversi kepada Lettu Pnb Marko Anderson, Senin (17/9-2018). 

SURYA.co.id | MAGETAN - Komandan Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan Marsekal Pertama (Marsma) TNI Samsul Rizal menutup pendidikan konversi pesawat tempur F16 Figting Falcon angkatan ke -IX, Senin (17/9-2018).

Pendidikan tersebut berlangsung 16 bulan di Training Area Lanud Iswahjudi.

Lettu Pnb Marko Anderson dari Skadron Udara 16 Lanud Rusmin Nuryadin Pekanbaru berhasil menyelesaikan konversi F16 dari tipe A/B menjadi F16 tipe C/D sejak 5 Mei 2017.

"Konversi pesawat ini merupakan wujud pemenuhan SDM dan kaderisasi pilot tempur, dalam menunjang profesionalisme TNI AU," kata Dan Lanud Iswahjudi Marsma Samsul Rizal di Ruang Teddy Kustari, Senin (17/9-2018).

 Samsul Rizal menambahkan, seorang penerbang tempur harus banyak belajar taktik operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) juga ilmu pendukung lainnya.

"Seorang penerbang tempur belajar teknologi kekinian, termasuk di dalamnya, penataan ruang udara di kabin pesawat," jelasnya.

Lettu (Pnb) Marko Anderson adalah putra kelahiran Jakarta, lulusan AAU tahun 2012. Dia melanjutkan pendidikan Sekbang tahun 2012 dan lulus tahun 2014.

"Kelulusan Marko Anderson di Sekbang, tahun 2014 lalu itu, sebagai persyaratan pendidikan penerbang  menyelesaikan 180 jam terbang dengan jet tempur itu," katanya.

Penutupan pelatihan Konversi itu dihadiri Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel (Pnb0 Djoko Hadi Purwanto, sejumlah Kepala Dinas (Kadis), Dansatker, dan seluruh penerbang Lanud Iswahjudi.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help