Berita Jember

Anggota DPRD Jember Kritik Keras Layanan Adminduk Jember

Layanan administrasi kependudukan (Adminduk) Pemkab Jember, mendapat kritikan keras dari anggota DPRD Jember.

Anggota DPRD Jember Kritik Keras Layanan Adminduk Jember
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Rapat Paripurna DPRD Jember, Senin, 17 September 2018 

SURYA.co.id | JEMBER - Layanan administrasi kependudukan (Adminduk) Pemkab Jember, mendapat kritikan keras dari anggota DPRD Jember.

Hal ini terlihat dalam rapat paripurna Pandangan Umum (PU) fraksi terhadap nota pengantar Bupati Jember atas rancangan Perubahan APBD Jember tahun anggaran 2018.

Sebagian besar fraksi di gedung dewan mengkritisi layanan Adminduk itu. Mereka antara lain fraksi PDIP, PKB, PKS, juga Hanura - Demokrat.

Juru bicara fraksi PDIP Lukman Winarno secara keras mempertanyakan pelayanan Adminduk ini.

"Ada sejumlah pertanyaan juga untuk sekadar mengingatkan kembali tentang pelayanan publik. Pertama tentang pelayanan Adminduk. Layanan Adminduk kurang efektif dan efisien karena dipenuhi kerumunan orang. Bahu Jl Jawa jadi lahan parkir. Trotoar yang harusnya jadi miliknya pejalan kaki juga dipakai lahan parkir. Belum lagi keluhan carut marutnya pelayanan," tegas Lukman.

Baca: Rapat Paripurna di DPRD Jember Diselipi Guyonan Kampanye Pilpres

Ketegasan senada juga terlontar dari juru bicara fraksi PKS Yuli Prianto.

"Pelayanan di Dispenduk (Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan) terus menerus menjadi headline di masyarakat. Itu seharusnya segera dibenahi, kalau bisa dimudahkan bagi siapa saja. Ada baiknya persoalan ini diselesaikan secara bersama-sama," kata Yuli.

Juru bicara fraksi PKB Pardi juga bertanya tentang pelayanan di Dispenduk.

"Jika dulu Jl Jawa itu banjir dengan air karena gorong-gorongnya, sekarang banjir manusia karena layanan di Dispenduk. Ada baiknya Pemkab Jember mengadakan peralatan baru jika itu bisa mengatasi persoalan," tegas Pardi.

Sementara itu juru bicara fraksi Hanura - Demokrat Anang Murwanto bertanya secara tegas.

"Ada apa dengan Dispenduk. Antrean panjang dan pengurusan Adminduk lama," tegasnya.

Baca: 141 Kali Donor Darah, Pemulung di Jember Dapat Pin dan Cincin Emas Dari Presiden

Terhadap cercaan pertanyaan dari sejumlah fraksi itu, Bupati Jember Faida berjanji menjawabnya.

"Akan kami jawab besok, semuanya termasuk tentang layanan Adminduk di Dispenduk," kata Faida.

Dari pantauan Surya di media sosial, keluhan tentang layanan Adminduk di Dispenduk Jember kerap terlontar.

Setidaknya tiga hari sekali, keluhan itu muncul. Keluhan biasanya diikuti dengan foto panjangnya antrean layanan di kantor yang berada di Jl Jawa tersebut. 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved