Berita Lamongan

Kisah Bocah Lamongan Alami Kelainan Usus Besar, Sehari Ganti 5 Kantong untuk Buang Kotoran

Kelainan bawaan ini mengakibatkan bocah asal Lamongan ini tidak bisa buang air besar (BAB)

Kisah Bocah Lamongan Alami Kelainan Usus Besar, Sehari Ganti 5 Kantong untuk Buang Kotoran
surya/hanif manshuri
Ghani Zakir Alhamzah, bocah asal Lamongan yang menderita kelainan usus besar bersama kedua orangtuanya. 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Bupati Lamongan Fadeli memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memberikan bantuan bagi keluarga Zhafie Alhamzah (Fitri) dan anaknya Ghani Zakir Alhamzah yang didiagnosis mengalami kelainan syaraf di usus besarnya, hirschsprung.

Kelainan bawaan ini mengakibatkan sang anak tidak bisa buang air besar (BAB).

Saat ini Dinas Sosial Lamongan sudah menyiapkan fasilitas rumah singgah di Surabay, agar keluarga pasien bisa berkonsentrasi melakukan perawatan di RSUD dr Soetomo Surabaya.

Kemudian untuk transportasi ke Surabaya, RSUD dr Soegiri Lamongan telah menawarkan fasilitas dan bantuan.

RSUD dr Soegiri Lamongan juga memberikan bantuan sebanyak 40 buah kantong stoma, sekaligus mengajarkan cara penggunaan yang baik dan benar.

Dinas Kesehatan akan melakukan pendampingan selama proses perawatan.

Hingga saatnya nanti dilakukan prosedur operasi penyambungan usus yang sehat ke anus.

Ini penting dilakukan, agar selama proses tersebut, kondisi stoma steril dari bakteri. Sehingga bisa dilakukan prosedur operasi selanjutnya dengan lancar.

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Lamongan Agus Hendrawan menjelaskan, Fitri sudah terdaftar dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS.

Sehingga biaya berobat sang anak selama di RSUD Soetomo Surabaya sudah ditanggung BPJS.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help