Putusan MA

Tanggapi Putusan MA, PDIP Jatim : AD/ART Kami Melarang Mantan Narapidana Koruptor Nyaleg

PDI P Jatim menanggapi putusan Mahkamah Agung (MA) membolehkan mantan narapidana koruptor nyaleg.

Tanggapi Putusan MA, PDIP Jatim : AD/ART Kami Melarang Mantan Narapidana Koruptor Nyaleg
surya/bobby constantine koloway
Para kader PDIP saat menjadi peserta Rakor PDI Perjuangan Nganjuk, Jumat (9/2/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PDI P Jatim menanggapi putusan Mahkamah Agung (MA) membolehkan mantan narapidana koruptor nyaleg.

Menurut Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Bambang Juwono, apapun putusan MA harus dijalankan.

"Karena itu sudah menjadi putusan hakim pengadilan Mahkamah Agung yang berarti sudah berlaku sebagai hukum maka kita harus taat kepada putusan itu dan kita jalankan," kata pria yang akrab disapa Logos ini, Sabtu (15/9/2018).

Logos melanjutkan, bahwa sebenarnya PDIP sudah mempunyai aturan tersendiri terkait bakal caleg mantan koruptor.

"Kebijakan di internal, AD-ART kita sejak awal memang mantan koruptor itu tidak di Caleg kan," lanjutnya.

Walaupun begitu, Logos mengatakan sebenarnya putusan MA adalah bentuk fasilitas hak asasi manusia (HAM) yaitu hak berpolitik.

"Sebenarnya mantan napi koruptor itu memang punya hak untuk mencalonkan diri atau diCalegkan oleh partai, makanya MA memutuskan untuk membolehkan, tapi kalau PDIP punya aturan internal sendiri kan juga boleh to untuk tidak mencalonkan mantan napi koruptor," kata Logos.

Logos mengatakan aturan internal ini merupakan salah satu komitmen PDIP untuk memberantas korupsi.

Seperti diketahui MA telah memutus uji materi Pasal 4 Ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD Kabupaten/Kota terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pada Kamis (13/9/2018) lalu.

Dalam putusannya, MA menyatakan bahwa larangan mantan narapidana kasus korupsi menjadi calon anggota legislatif (caleg) bertentangan dengan UU Pemilu.

Putusan tersebut sekaligus menggugurkan status TMS (Tidak Memenuhi Syarat) Bacaleg mantan napi koruptor menjadi MS (Memenuhi Syarat).

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved