Berita Surabaya

Tanam Pohon di Taman Harmoni, Risma Ceritakan Upaya Menyulap Eks TPA Jadi Taman Indah

Selama di Surabaya 1200 peserta UCLG Aspac dari 40 negara itu juga diajak lebih dalam mengenal kota Surabaya

Tanam Pohon di Taman Harmoni, Risma Ceritakan Upaya Menyulap Eks TPA Jadi Taman Indah
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengajak peserta UCLG Aspac untuk menanam pohon di Taman Harmoni tepatnya di eks insenerator, Sabtu (15/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Para delegasi Delegasi UCLG Aspac tak hanya disibukkan dengan kegiatan konferensi dan rapat strategis tentang perkotaan. Namun, selama di Surabaya 1200 peserta UCLG Aspac dari 40 negara itu juga diajak lebih dalam mengenal kota Surabaya.

Hari Sabtu (15/9/2018) ini, para delegasi diajak untuk menanam pohon di Taman Harmoni tepatnya di eks insenerator Keputih Surabaya.

Total sebanyak 100 batang pohon dengan lima jenis tanaman yang ditanam di lokasi ini. Rinciannya yakni, 25 pohon Bisbul, 25 Kepel, 25 Nagasari, 13 Zaitun dan 12 Namnam.

Sebelum dilakukan penanaman pohon, Wali Kota Surabaya Tri Rismajarini mengajak delegasi untuk berjalan-jalan mengelilingi Taman Harmoni.

Sembari berjalan santai, ia juga menjelaskan kepada mereka, bahwa lokasi ini dulunya merupakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

"Bapak ibu sekalian, tempat ini dulunya adalah TPA sampah. Selama 25 tahun tidak digunakan. Kemudian saya segala keterbatasan dana, saya mencoba mengubah eks TPA sampah ini menjadi taman kota," kata Risma.

Luas Taman Harmoni ini sekitar 60 hektar. Masing-masing sisi, memiliki luas sekitar 30 hektar. Di kawasan ini, kata dia, dulunya juga terdapat tempat permukiman yang kumuh.

Meski begitu, ia kemudian berinisiatif untuk menjadikan kawasan ini taman dan membangun rumah susun untuk relokasi rumah-rumah warga tersebut.

“Tadi malam Bapak Ibu menyusuri sungai, sepanjang itu dulunya juga rumah-rumah kumuh. Namun kami pindahkan ke rusun sini,” ujarnya.

Di sekitar Taman Harmoni, juga terdapat sebuah eks insenerator. Namun, sejak eks TPA sampah Keputih ditutup, alat tersebut sudah tidak lagi difungsikan.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved