Berita Tuban

Pondok Pesantren An-Nidhomiyah Tuban Ungkap Sosok Pelaku Pembacokan yang Ditembak Mati

Pelaku penyerangan adalah Afdolin (30) warga Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

Pondok Pesantren An-Nidhomiyah Tuban Ungkap Sosok Pelaku Pembacokan yang Ditembak Mati
Surya/M Sudarsono
Pengasuh Pondok Pesantren An Nidhomiyah melakukan konferensi pers atas pelaku yang menyerang pondoknya. 

SURYA.co.id | TUBAN - Pengasuh pondok pesantren (Ponpes) An Nidhomiyah di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, Achmad Musyafa mengungkap sosok pelaku penyerangan di ponpesnya, Rabu (12/9/2018), sekitar pukul 22.00 WIB.

Pelaku penyerangan adalah Afdolin (30) warga Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

Gus Mamak sapaan akrab pengasuh ponpes menyatakan, jika pelaku pernah menjadi santrinya, tepatnya sekitar 2013 silam.

Lalu, kemudian pelaku keluar untuk bekerja, hingga akhirnya kembali melamar kerja di An Nidhomiyah sebagai tukang bersih atau cleaning service.

"Ya Afdolin 2013 pernah nyantri di sini," ujar Gus Mamak kepada wartawan saat konferensi pers di pondok, Sabtu (15/9/2018).

Menurutnya, semenjak pelaku berperilaku aneh, bahkan memukul santri yang sedang tidur, pihak pondok memberhentikan kerja dan memulangkan.

Namun, justru tak lama setelah dihentikan pelaku kembali dan melakukan penyerangan.

"Tiba-tiba kembali menyerang pondok, sebelumnya warga juga melihat pelaku mondar-mandir di pondok," bebernya.

Dia juga menyatakan berduka cita atas meninggalnya Afdolin karena terpaksa harus ditembak polisi. Sebab, mantan santrinya itu melakukan tindakan yang membahayakan.

Dengan membawa dua senjata tajam, pisau dan golok pria asal Lamongan itu melukai tamu pondok Nurhaji, hingga mengalami luka di paha dan harus dirawat di rumah sakit.

"Ya polisi terpaksa menembak mati karena pelaku membahayakan, informasi dari pihak keluarga Afdolin mengalami gangguan jiwa," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved