Liga 1

Panpel Arema FC Beber Penyebab Tiket Laga Singo Edan Vs Persebaya Ludes Terjual

Laga Bajul Ijo kontra Singo Edan baru tersaji di Stadion Kanjuruhan, Malang, 30 September 2018.

Panpel Arema FC Beber Penyebab Tiket Laga Singo Edan Vs Persebaya Ludes Terjual
surya/habibur rohman
Puluhan ribu suporter Persebaya Surabaya, Bonek tumplek blek di Stadion Gelora Bung Tomo dalam laga Persebaya vs Arema FC. 

SURYA.co.id| MALANG - Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris  mengungkapkan, tiket laga Arema FC Vs Persebaya sudah habis. Padahal laga Bajul Ijo kontra Singo Edan baru tersaji di Stadion Kanjuruhan, Malang, 30 September 2018.

Pertarungan sarat gengsi dua tim besar di Indonesia ini  paling dinantikan Aremania, Sehingga wajar apabila saat ini 45 ribu tiket yang disediakan telah habis.

Baca: Tiket Pertandingan Persebaya Surabaya Vs Arema FC Sudah Terjual Habis

Menurut Abdul Haris, sejak tiket box laga Arema FC Vs Madura United dan Arema FC Vs Persebaya dibuka di kantor Arema FC,  justru tiket Arema FC Vs Persebaya kini telah 'sold out'.

Laga Arema FC lawan Persbeaya menjadi momentum Aremania mendukung tim kebangganya di kandang. Setelah pada putaran pertama lalu, Aremania tidak bisa memberi dukungan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

"Wajar apabila tiket lawan Persebaya sudah habis jauh hari sebelum pertandingan. Kita tahu ini menjadi super big match. Laga yang penuh emosional dengan tensi tinggi, namun tentu harus menurunkan ego masing-masing agar pertandingan berjalan aman dan sesuai harapan," tegas Abdul Haris.

Jika tiket laga Arema FC lawan Persebaya laris manis, sebaliknya dengan pertandingan  Arema FC Vs Madura United yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (17/9/2018) mendatang.

Aremania kurang berminat menonton secara langsung Arema FC lawan Madura United.

Abdul Haris megaku, baru 400 lembar dari 35 ribu tiket yang dicetak panpel yang terjual.

Salah satu penyebab yang membuat laga lawan Sape Kerrap itu sepi, lantaran digelar pada sore hari dan saat hari kerja.

Hal ini dapat dilihat dari animo pembeli tiket laga pekan ke-22 Liga 1 itu hingga, Sabtu (15/9/2018) sore.

"Tentunya banyak faktor, kalau melihat laga lawan Madura United, pertandingan digelar pas hari kerja dan sore hari. Tentu bagi pelajar dan pekerja ini tidak bisa nonton. Sehingga mereka mungkin akhirnya memilih nonton di televisi," kata Abdul Haris. 

Penulis: Dya Ayu
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help