Berita Surabaya

Lomba Dekorasi Kelas Jadi Tambahan Pembelajaran Guru PAUD

Universitas Narotama Surabaya menggelar lomba dekorasi untuk menambah keterampilan mengajar para guru

Lomba Dekorasi Kelas Jadi Tambahan Pembelajaran Guru PAUD
SURYA.co.id/Sulvi Sofiana
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Narotama, Andini Dwi Arumsari saat menyampaikan sambutan dalam penjurian finalis 10 besar, Sabtu (15/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menjadi pengajar di kelompok belajar ataupun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kerap dituntut memiliki ide kreatif. Termasuk dalam membuat dekorasi kelas agar menarik minat siswa.

Untuk itu Program Studi PG PAUD Universitas Narotama (Unnar) Surabaya menggelar lomba dekorasi untuk menambah keterampilan mengajar para guru, Sabtu (15/9/3018).

Guru KB Darussalam Gununganyar oleh Anna Alvia Miduri mengungkapkan, ia mengangkat tema Kelasku, Alam Bermainku.

“Tema tersebut diangkat untuk menyalurkan imajinasi anak-anak dan menghasilkan kelas yang menarik agar menambah semangat belajar dan bermain,” ungkapnya.

Anna masuk sebagai 10 besar peserta yang harus mempresentasikan karyanya. Ia melihat karya peserta lain cukup beragam berbagai tema dan penataan ruangan kelas yang menarik. Dekorasi kelas itu tidak hanya untuk terlihat cantik namun juga untuk berguna bagi perkembangan anak.

“Ada beberapa aspek yang bisa dicapai dengan penataan kelas, antara lain nilai agama, moral, motorik halus, perilaku kognitif, sosial emosional, serta bahasa dan seni,” jelas Anna.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unnar, Andini Dwi Arumsari mengungkapkan lomba ini digelar sekaligus untuk mengenalkan prodi PG PAUD Unnar dan aturan yang berlaku bagi para pendidik PAUD.

“Prodi PG PAUD ini masih berusia 3 tahun dan menjadi tahun yang kami pergunakan untuk memperkenalkan PG PAUD pada seluruh masyarakat, khususnya para pendidik anak usia dini,” ungkap Andini.

Aturan baru yang kini jadi perhatian menurutnya yaitu mengharuskan guru memiliki pendidikan linear dengan subyek yang diajar.

“Dalam 3 tahun ini kami juga rutin mengadakan lomba. Di tahun pertama ada lomba mewarnai dan lomba alat peraga edukasi se-Jatim, tahun kedua ada lomba dongeng, dan tahun ketiga ini adalah lomba dekorasi kelas,” lanjutnya.

Imam Mahmud, dewan juri lomba menyampaikan menyampaikan bahwa konten yang lebih fokus dinilai oleh dewan juri adalah bahan-bahan dan kreativitas dalam mendekorasi kelas.

“Tiga nilai yang juga harus ada dalam dekorasi ruang kelas adalah edukatif dan fun-learning, informatif dan bermanfaat untuk anak, serta rekreatif sehingga membuat anak senang berada di ruangan kelas dalam proses pembelajaran,” tuturnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help