Japan Open 2018

Japan Open 2018 - Ini yang Disiapakan Kevin/Marcus untuk Hadapi Ganda China di Final

Dari delapan pertemuan sebelumnya, tujuh pertemuan terakhir berhasil dimenangi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Japan Open 2018 - Ini yang Disiapakan Kevin/Marcus untuk Hadapi Ganda China di Final
Badminton Indonesia
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lolos ke final Japan Open 2018 

SURYA.co.id | TOKYO - Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon akan ditantang ganda wakil China, Li Junhui/Liu Yuchen di final Japan Open 2018, Minggu (16/9/2018) besok.

Bagi kedua pasangan, ini merupakan pertemuan kesembilan

Dari delapan pertemuan sebelumnya, tujuh pertemuan terakhir berhasil dimenangi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Ini merupakan partai final idel, karena kedua pasangan menempati unggulan pertama dan kedua di tunrnamen Japan Open 2018 ini.

"Kami sudah sering bertemu, kami tahu ini tidak akan mudah. Kami harus siap dari segala hal, kondisi badan, fisik dan teknik permainan," kata Kevin dikutip di laman PBSI. Sabtu (15/9/2018).

Baca: Japan Open 2018 - Greysia/Apriyani Beber Penyebab Kekalahan Atas Ganda Jepang di Semifinal

Baca: Hasil Japan Open 2018 - Kevin/Marcus Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Final

Baca: Hasil Japan Open 2018 - Greysia/Apriyani Terhenti di Semifinal Usai Bertarung Selama 68 Menit

 "Li/Liu lebih berpengalaman dari He/Tan, tenaga mereka lebih besar. Li/Liu juga lebih senior dan lebih tahu bagaimana menghadapi kami," sambung Marcus.  

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lolos ke final, setelah menang atas ganda China,  He Jiting/Tan Qiang  dengan skor 21-16, 14-21, 21-13, dalam waktu 52 menit.

Seperti sudah diprediksi, pertemuan kedua pasangan ini berlangsung seru. Pada pertemuan pertama pada Malaysia Open 2018, Kevin/Marcus ditaklukkan He/Tan dengan skor 17-21, 11-21.

 Marcus/Kevin sempat kewalahan menghadapi He/Tan. Pada gim kedua, mereka tertinggal jauh 10-17 dan kesulitan untuk mengejar.

He/Tan terus menekan dengan smes keras dan penempatan bola yang menyulitkan Kevin/Marcus.

"Kami kurang sabar pada gim kedua, padahal lawan tidak mudah dimatikan. Pada gim ketiga, kami mencoba untuk tidak terburu-buru dan kembali ke pola kami," kata Kevin.

"Hari ini kami lebih siap, waktu di pertemuan pertama di Malaysia Open, kami tidak tahu kalau pasangan ini permainannya cepat seperti ini. Sekarang kami sudah mengerti permainan mereka, serangan mereka dari belakang cukup bagus, Tan di depannya juga cepat, jadi permainan depan dan belakang mereka ini nyambung terus, ini salah satu keunggulan mereka," jelas Marcus.

Partai final akan dimainkan Minggu (16/9/2018) dan laga Marcus/Kevin dengan Li/Liu akan dijadwalkan pada partai kelima atau terakhir.

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help