Berita Surabaya

Kronologi Meninggalnya Kelasi Kepala Halim Mardyansah Menurut Keterangan TNI AL

Bagian penerangan Marinir Lanmar Surabaya meluruskan informasi insiden anggota aktif TNI AL meninggal.

Kronologi Meninggalnya Kelasi Kepala Halim Mardyansah Menurut Keterangan TNI AL
SURYA.co.id/Danendra Kusumawardhana
Lokasi Halim ditemukan tewas gantung diri di pohon bambu yang terletak di area belakang gudang Lanmar TNI AL Karangpilang, Senin (10/9) pukul 05.15 oleh anggota Denprov. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perwira Penerangan Marinir Lanmar Surabaya menyampaikan kronologi meninggalnya anggota aktif TNI Angkatan Laut (AL) Kelasi Kepala Achmad Halim Mardyansah (29) Korps Tata Usaha bagian operator komputer Detasemen Perbekalan (Denbek) Lanmar Karangpilang, Surabaya.

Mayor Marinir Umar Tribani selaku Perwira Penerangan Pasmar 2 didampingi Letkol Suprihatin selaku  Pasintel Lanmar Surabaya dan Mayor Tulus selaku Dandenbek memberikan penjelasannya dalam konferensi pers di Rumah Makan Alami, Surabaya, Sabtu (15/9/2018).

Sebelumnya, Halim ditemukan tewas gantung diri di pohon bambu yang terletak di area belakang gudang Lanmar TNI AL Karangpilang, Senin (10/9) pukul 05.15.

Baca: Aksi 2 Jari Al Ghazali dan Tommy Soeharto Bikin Heboh, Ahmad Dhani Juluki Mereka Putra Mahkota

Baca: Kronologi Meninggalnya Prajurit Marinir di Surabaya dan Permintaan Sang Ibu serta Ungkapan Istri

Baca: 6 Kejanggalan Meninggalnya Prajurit Marinir di Surabaya - Luka-luka dan Kesaksian Mengejutkan Istri

Di lokasi juga ditemukan bambu yang terpotong. Bambu itu diduga digunakan Halim untuk memanjat.

Tinggi halim 187 cm. Tinggi antara tanah dan bambu yang digunakan untuk mengikat sekira 2,5, sampai 3 meter.

Anggota Denprov mencari keberadaan Halim pada Minggu sore.

Sebab, Halim tiba-tiba tak kembali setelah berpamitan izin untuk keluar Sabtu Pukul 18.00. Saat keluar Halim hanya menggunkan celana pendek dan kaus.

"Siang terlebih dahulu izin untuk makan siang, lalu kembali. Setelah itu, pukul 18.00 izin lagi untuk keluar. Saat keluar hanya menggunakan kaus dan celana pendek," kata Mayor Marinir Umar Tribani.

Baca: Sebelum Meninggal Dunia Misterius, Anggota Marinir di Surabaya dan Istri Rencana Bulan Madu ke Bali

Umar mengatakan, pihaknya sempat mengkonfirmasi keberadaan Halim ke pihak keluarga, Minggu (9/9) pukul 22.00 ketika pencarian tak membuahkan hasil.

Barang-barang pribadi milik Halim seperti dua handphone, baju training, dan kunci sepada motor masih berada di meja tugasnya.

Halaman
1234
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved