Berita Jember

Desainer Lia Afif Bawa Batik Jember Goes to Paris Fashion Week

Eksplorasi batik Jember oleh desainer Lia Afif bakal berdampak positif bagi Jember.

Desainer Lia Afif Bawa Batik Jember Goes to Paris Fashion Week
SURYA.co.id/SRI WAHYUNIK
Eksplorasi batik Jember oleh desainer Lia Afif bakal berdampak positif bagi Jember. 

SURYA.co.id, JEMBER - Eksplorasi batik Jember oleh desainer Lia Afif bakal berdampak positif bagi Jember.

Apalagi kekayaan batik Jember dipamerkan di Paris Fashion Week yang dimulai 25 September nanti.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jember Dedi Winarno mengakui hal itu.

"Bakal berdampak positif bagi Jember. Menjadi promosi di tingkat internasional bagi Jember, baik di sektor pariwisata maupun batiknya," ujar Dedi di sela-sela pemotretan koleksi Lia Afif di Pantai Papuma Jember, Sabtu (15/9/2018). 

Menurutnya, saat Lia ingin melakukan pemotretan koleksi desainnya, Pemkab Jember menyodorkan dua tempat yakni Puncak Rembangan dan Papuma.

Rupanya konsep pantai lebih menarik dan sesuai bagi koleksi yang bakal dibawa oleh Lia Afif ke Paris.

Pantai Papuma Jember memang menjadi lokasi pemotretan koleksi desainer Lia Afif, Sabtu (15/9/2018).

Koleksi yang dipotret itu nantinya bakal ditampilkan di ajang Paris Fashion Week, 25 September 2018

Papuma menjadi lokasi yang dipilih karena Lia Afif mengangkat batik Jember di koleksinya kali ini. 

"Untuk Paris Fashion Week, saya mengangkat batik Jember. Ini merupakan bentuk support saya untuk batik-batik di Jawa Timur, termasuk Jember," ujar Lia. 

Lia mengeksplorasi batik Jember untuk gaun gala atau pesta bagi Muslimah. Lia menonjolkan batik warna alam untuk koleksinya kali ini. 

"Batik Jember punya ciri khas sendiri. Motifnya kopi, cokelat, juga daun tembakau. Dan pemotretan menjelang keberangkatan ke Paris, kami lakukan di Papuma ini dan tempatnya cantik," imbuh desainer muslimah itu. 

Lia Afif menampilkan 20 koleksinya untuk Paris Fashion Week. Semuanya memakai bahan batik Jember.

Batik yang dipadupadankan menjadi gaun mewah itu berasal dari tiga perajin batik di Jember.

"Awalnya ada 10 perajin yang presentasi. Lalu terpilihnya tiga perajin," pungkas Lia. 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved