Berita Tuban

Truk Trailer Nyungsep di Sungai Tuban, Bukan Gara-gara Sopir Mengantuk, Tapi karena Hal Ini

Truk trailer nyungsep di Sungai Desa Jenu Tuban. Bukan gara-gara sopir mengantuk, tapi karena hal ini.

Truk Trailer Nyungsep di Sungai Tuban, Bukan Gara-gara Sopir Mengantuk, Tapi karena Hal Ini
surya/m sudarsono
Truk trailer bermuatan kaca jatuh di sungai Desa/ Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jumat (14/9/2018) pagi. 

SURYA.co.id | TUBAN - Sebuah kendaraan truk trailer bernomor polisi AG 9976 UR, nyungsep di sungai Desa/Kecamatan Jenu, Jumat (14/9/2018), sekitar pukul 08.00 WIB.

Truk bermuatan kaca yang dikemudikan Deni Saputra (25), warga Desa Kebonharjo, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban itu hendak menuju Lumajang dari Jakarta.

Namun saat di lokasi, truk menabrak pagar pembatas jembatan kecil, hingga sebagian body truk jatuh ke sungai.

"Kemudi mengunci, jadi tidak bisa belok hingga akhirnya terjatuh ke sungai," kata Deni saat dikonfirmasi SURYA.co.id di lokasi.

Baca: Trending Gibran Rakabuming Kirim Martabak Markobar Gratis, Tak Peduli Pendukung Jokowi atau Prabowo

 Dia menyatakan, saat mengemudi dan terjadi kecelakaan dirinya tidak dalam kondisi ngantuk.

Jadi kecelakaan yang dialaminya murni karena ada masalah pada kemudi.

Bahan material yang diangkut truk itupun sebagian jatuh ke sungai dan pecah. Meski demikian, beruntung tidak ada korban jiwa.

"Saya hanya mengalami lecet sedikit dan keseleo di kaki, tidak ada kernet," pungkas sopir saat berada tak jauh dari truknya.

Baca: BREAKING NEWS, Wanita Tewas Ditabrak Kereta Logawa di Wonokromo Surabaya. Ini Kronologinya

Baca: Cewek Tulungagung Dilaporkan Tiga Pria Sekaligus ke Polisi, Ia Tipu dengan Modus Ikan Gurami

Baca: Akhirnya Ustadz Abdul Somad Beber Alasan Membatalkan Ceramah: Kita Ngaji Bukan Mau Perang

Baca: Tak Cuma Johny Indo, 3 Napi ini Bisa Kabur dari Penjara Terangker Nusakambangan, Ini Caranya!

Menurut Zainudin (57), warga yang berada di sekitar lokasi, saat kejadian di tepi jembatan tidak ada warga yang mancing ikan.

Biasanya setiap hari banyak yang mancing di bibir sungai tepat berada di pinggir jembatan.

"Ya masih beruntung karena tidak ada korban, coba kalau ada orang mancing dekat jembatan pasti ada korban jiwa," ujar warga setempat menegaskan.

Hal sama juga diungkapkan Arifin, menurutnya, sehari-hari sungai itu sering digunakan untuk mancing, terlebih saat pagi.

Namun, tadi saat terjadi kecelakaan tidak ada orang mancing di dekat jembatan.

"Tidak ada orang mancing di dekat lokasi, agak menjauh baru ada. Jadi masih mending, karena tidak ada korban jiwa," pungkasnya.

Menurut Deni Saputra, truk yang dikemudikan akan kirim kaca dari Jakarta ke Lumajang. Namun, saat di lokasi tiba-tiba kemudi mengunci dan tidak bisa dibelokkan. Sehingga truk nyebur ke sungai.

"Ya karena kemudi mengunci, jadi tidak bisa dibelokkan dan nyebur," singkatnya mengakhiri.

Baca: 7 Hal yang Bisa Akibatkan Gagal Ginjal, Tanpa Sadar Sering Kita Lakukan Sehari-hari

Baca: Ingat Erwiana TKI yang Disiksa Majikan di Hongkong? Barusan Lulus Cumlaude dan Berjanji ini

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help