Berita Blitar

Seorang Pria di Blitar yang 3 Bulan Tak Bisa Kentut dan Berak, Diperkirakan Idap Penyakit ini

Warga Dusun Carangkembang RT 03/RW 05 Desa Suru, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar itu dijemput di rumahnya oleh tim medis Puskesmas Doko.

Seorang Pria di Blitar yang 3 Bulan Tak Bisa Kentut dan Berak, Diperkirakan Idap Penyakit ini
surya/imam taufiq
Petugas Puskesmas Doko Kab Blitar menjemput Moh Mujib dari rumahnya guna menjalani perawatan, Jumat (14/9/2018). 

SURYA.co.id | BLITAR - Sehari setelah diberitakan, Moh Mujib (49), yang tak bisa kentut dan berak selama tiga bulan, akhirnya ditangani tim medis, Jumat (14/9/2018) pagi.

Warga Dusun Carangkembang RT 03/RW 05 Desa Suru, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar itu dijemput di rumahnya oleh tim medis  Puskesmas Doko. Selanjutnya, ia dibawa ke RSUD Ngudi Waluya, Wlingi.

Hasilnya, penyebab ia tak bisa kentut dan sekaligus berak selama tiga bulan itu diperkirakan terkena kanker usus besar.

Yakni, usus besarnya tak berfungsi atau tak bisa membuang kotoran. Akibatnya, perutnya jadi membuncit karena kotorannya tersimpan di dalam usus.

"Kami mem-back up penuh soal pengobatannya karena ia nggak punya BPJS atau Jamkesmas. Soal biayanya, itu akan kami tanggung (dengan surat pernyataan miskin (SPM)," ujar dr Kuspardani, Kadinkes Kabupaten Blitar.

Untuk sementara, yang bersangkutan itu akan dipulihkan kesehatannya dulu di RSUD Ngudi Waluya, Wlingi.

Jika kondisi kesehatannya sudah membaik, maka ia akan dibawa ke RSSA Syaiful Anwar, Malang, untuk dilakukan operasi terhadap penyakitnya yang diperkirakan terkena kanker usus besar.

"Ya, ini kondisinya sudah kian membaik, meski belum bisa kentut. Yang diutamakan di sini, di antaranya, buat persiapan operasi nanti, supaya tenaganya kian kuat," paparnya.

Mujib sendiri saat ini dirawat di ruang Bougenvile, RSUD Ngudi Waluya didampingi istrinya, Masrukah (45).

Masrukah menuturkan, kondisi suaminya  lebih baik dibandingkan sebelumnya. Jika kemarin, masih kesakitan akibat perutnya terus melilit dan seneb, kini sudah hilang.

Halaman
12
Penulis: Imam Taufiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help