Berita Ponorogo

Ingin Obati Mertua, Pria Asal Ponorogo Justru Kena Gendam di Rumah Sakit, Motor Raib

Dalam kondisi terpengaruh gendam, korban menyerahkan sepeda motornya kepada tersangka

Ingin Obati Mertua, Pria Asal Ponorogo Justru Kena Gendam di Rumah Sakit, Motor Raib
istimewa
Pelaku gendam, Lamuri ditahan Polsek Kota Ponorogo. 

SURYA.co.id | PONOROGO - Niat hati ingin mencari kesembuhan untuk mertuanya, seorang pria bernama Suyatno (56), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Magetan justru kehilangan sepeda motornya. Ia menjadi korban gendam yang dilakukan pelaku bernama Lamuri (53).

Kapolsek Ponorogo, AKP Lilik Sulastri, menuturkan korban berkenalan dengan pelaku saat sedang menunggu mertuanya yang dirawat di RSUD dr Harjono Jalan Laksda Yos Sudarso, Ponorogo, Senin (27/8/2018) malam.

"Kepada korban, pelaku bercerita kalau dirinya sanggup menyembuhkan penyakit mertua korban, dengan syarat khusus yang harus dilengkapi," kata AKP Lilik, saat dihubungi, Jumat (14/9/2018) sore.

Mendengar cerita dari pelaku, korban pun tertarik karena ingin mertuanya segera sembuh. Korban menuruti persyaratan yang diminta pelaku, menyiapkan seluruh perlengkapan untuk ritual penyembuhan.

Lilik menceritakan, hari berikutnya, Selasa (28/8/2018) pagi, korban pulang ke Magetan untuk mempersiapkan syarat ritual yang diminta pelaku. Setelah seluruh kelengkapan ritual terpenuhi, pelaku meminta agar korban segera ke rumah sakit.

Setibanya di rumah sakit, pelaku meminta korban menyerahkan sepeda motornya untuk menjemput istrinya.

Korban yang diduga sudah digendam, menuruti permintaan pelaku dan langsung menyerahkan kontak sepeda motornya tanpa ia sadari.

"Dalam kondisi terpengaruh gendam, korban menyerahkan sepeda motornya kepada tersangka,"katanya.

Lilik mengatakan modus operandi yang dilakukan pelaku, yakni dengan mencari korban di rumah sakit. Pelaku berpura-pura sebagai orang yang memiliki kemampuan untuk menyembuhkan penyakit.

"Kondisi seperti itu yang dimanfaatkan tersangka. Tersangka bilang bisa menyembuhkan orangtua korban," kata Lilik.

Berdasarkan laporan dari Suyatno, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Pelaku akhirnya berhasil dibekuk di RSUD Nganjuk saat sedang mencari korban lain, pada Kamis (13/9/2018).

Lilik mengatakan, pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama di Ponorogo pada 2015 silam. Pelaku gendam ini beraksi di beberapa rumah sakit.

"Tersangka ini dulu tahun 2015 juga pernah masuk penjara karena kasus yang sama di RSUD Ponorogo. Tapi, kalau dari pengakuannya, dia baru dua kali melakukan gendam ini," imbuhnya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help