Advertorial

TKPSDA BBWS Brantas Kunjungi DAS Kedunglarangan Untuk Siapkan Alokasi Air Atasi Kekeringan

TKPSDA BBWS Brantas mengunjungi sejumlah sungai dan infrastukturnya di Pasuruan, Kamis (13/9/2018). Tujuannya untuk mengatasi kekringan.

TKPSDA BBWS Brantas Kunjungi DAS Kedunglarangan Untuk Siapkan Alokasi Air Atasi Kekeringan
surabaya.tribunnews.com/galih lintartika

SURYA.co.id | PASURUAN - Komisi Pendayagunaan Sumber Daya Air dari Tim Koordinasi Pengelola Sumber Daya Air (TKPSDA) BBWS Brantas mengunjungi sejumlah sungai dan infrastukturnya di Pasuruan, Kamis (13/9/2018).

Kunjungan dilakukan sejak pagi hingga sore hari.

Ada beberapa pihak yang tergabung dalam tim ini. Mereka meninjau satu per satu aliran sungai yang termasuk dalam DAS Kedunglarangan.

Hasil dari kunjungan dan tinjauan ini akan digunakan untuk rapat membahas Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT).

Meski tak masuk BBWS Brantas, tapi tim ini yang akan membantu mempersiapkan RAAT yang akan diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan.

Ketua Komisi Pendayagunaan Sumber Daya Air dari Tim Koordinasi Pengelola Sumber Daya Air (TKPSDA) BBWS Brantas, Warih Kusumo mengatakan, apa yang dilakukannya bersama tim ini untuk mengatur alokasi air.

Jadi, kata dia, dalam laporan kekeringan setiap tahunnya khususnya untuk area persawahan, kabupaten Pasuruan ini sangat tinggi.

Nah, apa yang dilakukannya hari ini, memiliki tujuan untuk memecahkan permasalahan itu. Pasuruan setiap musim hujan selalu kebanjiran, musim kemarau kekeringan.

"Makanya kami turun untuk memberikan pemikiran dan rekomendasi agar debit air yang tinggi saat musim hujan ini bisa dimaksimalkan dan dibuat cadangan," katanya kepada Surya.

Dia menjelaskan, hari ini pihaknya memeriksa dari hulu dan hilir. Di Hulu, debit air bisa mencapai 600 liter/detik. Di hilir, bisa 800 liter/detik atau bahkan lebih.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help