Berita Gresik

KLM Purnama Indah Tenggelam, Kapal Muat Elpiji dan Obat-obatan untuk Rumah Sakit di Bawean

KLM Purnama Indah III tenggelam di Pelabuhan Umum Bawean, Rabu (12/9/2018). Tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai miliaran.

KLM Purnama Indah Tenggelam, Kapal Muat Elpiji dan Obat-obatan untuk Rumah Sakit di Bawean
surya/sugiyono
MENGAPUNG - Muatan KLM Purnama Indah III mengapung di laut akibat kapal tenggelam diterjang ombak, Rabu (12/9/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - KLM Purnama Indah III tenggelam di Pelabuhan Umum Bawean, Rabu (12/9/2018). Tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai miliaran. Musibah itu diakibatkan kapal diterjang angin kencang sampai lambung kapal pecah dan air masuk ke dalam kapal.

Musibah tenggelamnya KLM Purnama Indah III di Pelabuhan Umum Bawean sekitar Pukul 13.30 WIB, di Desa Sungaiteluk Kecamatan Sangkapura Kabupaten Gresik Pulau Bawean. Saat itu, kapal baru sandar di dermaga setelah berlayar beberapa jam dari Pelabuhan Umum Gresik.

Pada waktu kapal sudah bersandar di Pelabuhan Sangkapura, kapal diterjang angin laut. Kapal yang masih penuh dengan muatan bahan sembako dan barang lainnya, sehingga kapal berguncang menghantam bangunan penyangga beton dermaga. Akibatnya, lambung kapal sebelah kiri pecah sehingga air masuk kedalam kapal.

Dengan kejadian tersebut nakhoda berserta anak buah kapal ( ABK) berusaha menggunakan pompa air untuk menguras air, karena air yang masuk sangat deras dan pompa tidak mampu menguras air yang masuk kedalam kapal, mengakibatkan mesin utama kapal mati sehingga kapal tenggelam.

Para nakhoda tersebut yaitu Lumri ( 61), Totok (50), Yanto (43), Hadji (63), Mutaji (50), Wahidi (50), Yanto (50) selaku nakhoda. Semuanya warga Pulau Bawean.

Akibat musibah tersebut, diperkirakan kerugian material mencapai Rp 1,2 miliar. Yaitu Kerugian kerugian kapal Rp 800 juta dan kerugian barang dalam Kapal Rp 300 juta.

Barang-barang muatan kapal yang tenggelam yaitu obat-obatan milik rumah sakit di Bawean, sembako, LPG, bahan bangunan dan bahan makanan lainnya.

Barang-barang yang selamat sebelum kapal tenggelam yaitu 5 unit motor.

"Hingga Pukul 16.00 WIB, pemilik kapal dan masyarakat pemilik barang dan dengan dibantu masyarakat umum berbondong-bondong membantu menaikkan barang-barang yang masih mengapung di laut," kata Kasatpolair Polres Gresik AKP Nur Mahfud. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help