Road to Election

Begini Rekomendasi Bawaslu Jatim atas Temuan Ratusan Ribu DPT Ganda

Bawaslu Provinsi Jawa Timur mengidentifikasi data ada 300.297 Pemilih ganda atau sekitar 0.98 persen dari 30.554.761 pemilih

Begini Rekomendasi Bawaslu Jatim atas Temuan Ratusan Ribu DPT Ganda
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum Tahun 2019 di Surabaya, Rabu (29/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur menemukan ratusan ribu Daftar Pemilih Tetap (DPT) ganda di Jawa Timur.

Hasil analisa Bawaslu Provinsi Jawa Timur mengidentifikasi data ada 300.297 Pemilih ganda atau sekitar 0.98 persen dari 30.554.761 pemilih di Provinsi Jawa Timur.

Data Pemilih ganda ditemukan paling banyak di Kabupaten Malang (151.028 pemilih), Lumajang (60.365 pemilih), Sidoarjo (23.015 pemilih), dengan disusul beberapa daerah lainnya.

Selain itu, Bawaslu Jatim juga menemukan nama yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih sebanyak 5.287 pemilih dan data pemilih (NIK) invalid sebanyak 67.147 pemilih.

Berdasarkan penjelasan Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi, analisa data Pemilih ganda yang dilakukan Bawaslu Provinsi menggunakan aplikasi mysql.

Sementara Bawaslu di tingkat Kabupaten/Kota menggunakan aplikasi verifikasi dan analisa data (V-tal).

Software tersebut mendeteksi kegandaan baik NIK, nama, beserta tanggal lahir.

"Softcopy yang diberikan KPU berupa by name, by address dicermati kawan-kawan Bawaslu di tingkat kabupaten maupun kota di Jawa Timur," kata Aang kepada SURYA.co.id di Surabaya, Kamis (13/9/2018).

Aang menyebutkan, dari DPT ganda yang diterima Bawaslu Jatim tersebut, belum seluruh kabupaten kota memberikan laporan.

"Artinya masih ada potensi DPT ganda tersebut bisa bertambah," kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jatim ini.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help