Berita Pasuruan

Terdampak Pembangunan Tol Gempas, Santri Ponpes Wadul Dewan

Perwakilan Ponpes Ihyaus Sunnah di Pasuruan mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan dan mengadu kerugian mereka karena proyek tol Gempas.

Terdampak Pembangunan Tol Gempas, Santri Ponpes Wadul Dewan
surabaya.tribunnews.com/galih lintartika

Sayangnya, audensi belum selesai Perwakilan PT. PP meninggalkan ruang audensi. Tidak diketahui siapa yang mewakili dari PT PP yang membangun Tol Gempas Seksi III B untuk hadir dalam forum ini. Yang jelas, yang bersangkutan meninggalkan lokasi sebelum sempat memperkenalkan diri mereka.

Aksi perwakilan PT PP yang seperti itu mendapatkan kecaman dari anggota DPRD Kabupaten Pasuruan. Banyak yang menyesalkan sikap tidak sportif dari PT PP tersebut, khususnya pihak ponpes

"PT. PP melecehkan sekali, kalau mereka memang tidak niat datang ya tidak perlu datang. Daripada seperti ini, meninggalkan lokasi tanpa pamit dan tanpa memperkenalkan diri," kata Rusdi, sapaan akrab Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan kepada Surya.

Ia pun menyampaikan, akibat sikap PT PP ini, audensi hari ini tidak memberikan arti. Tidak ada solusi dan titik temu. Padahal, audensi yang berawal dari kekecewaan pihak pondok ini membutuhkan titik temu dan jalan keluar.

Kata dia, ini belum selesai. Ia mengancam akan melaporkan pihak PT PP yang mengurusi Tol Gempas Seksi III B ini. Bahkan, ia akan datang ke PT PP pusat di Jakarta untuk melaporkan sikap dan kelakuan perwakikan yang di Pasuruan.

"Kami koordinasi atau audensi dengan PT PP yang mengurus Tol Pandaan - Malang ya baik - baik saja. Tidak ada kendala. Ini belum memberikan solusi sudah lari. Kami jelas kecewa. Kami akan atur ulang audensi, karena belum ada jalan keluarnya," pungkas dia. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help