Lifestyle

Terapi Psikis Kurangi Dampak Kanker pada Keluarga, 5 Fase Emosional ini Anda Perlu Tahu 

Mendapati diri terdiagnosa kanker merupakan hal berat bagi seseorang. Ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga psikis.

Terapi Psikis Kurangi Dampak Kanker pada Keluarga, 5 Fase Emosional ini Anda Perlu Tahu 
surya/ahmad zaimul haq
PENGOBATAN PSIKIS - dokter spesialis kejiawaan RS Adi Husada Ignatius Darmawan B saat memberikan pengobatan psikis kepada pasien kanker di Adi Husada Cancer Center (AHCC), Rabu (12/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mendapati diri terdiagnosa kanker merupakan hal berat bagi seseorang. Ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga psikis.

Seperti dialami Mirna (42), warga Sidoarjo yang divonis mengidap Multiple Myaloma pada 2013. Kondisi kankernya menyerang sel plasma darah membuatnya sering nyeri dan mengalami patah tulang membuatnya kesulitan beraktivitas.

"Ada satu masa saya putus asa hingga mau bunuh diri mengajak anak saya yang paling kecil,"ungkapnya mengenang masa sulit menerima vonis dokter tersebut ketika ditemui dalam talkshow Blood Cancer Awareness Month di RS Adi Husada Undaan, Rabu (12/9/2018).

Menurutnya, masa sulit itu semakin terasa saat suaminya tidak memberikan dukungan. Hingga ia sempat putus asa.

"Memang dukungan keluarga sangat dibutuhkan, suami saya juga lelah karena sambil kerja. Jadi kami harus saling memahami agar saya bisa bertahan dalam pengobatan,"ungkapnya.

dokter spesialis kejiwaan RS Adi Husada, dr Ignatius Dannawan B SpKJ (K) menjelaskan para pasien kanker kerap hanya memperhatikan bagaimana menyembuhkan penyakitnya saja, tanpa “mengobati” psikisnya.

Pengobatan unsur psikis,lanjutnya, juga tidak hanya pada pasien kanker, tidak hanya untuk pasien saja, tapi juga keluarga dan para penjaga orang sakit atau care giver.

“Pasien kanker membutuhkan support. Baik itu dari keluarga dan juga orang terdekat,” kata dokter asli Malang ini.

Pemberian terapi psikologis ini berupa psikoterapi untuk penjaminan sakitnya bisa disembuhkan. Selain itu ada pula pemberian obat-obatan, seperti obat penenang dan obat anti depresan.

dr Ignatius menjelaskan bahwa ada lima fase emosionai yang terdapat pada penderita kanker, antara lain fase penyangkalan.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved