Advertorial

Soekarwo: Layanan Sudah Bagus, Integritas yang Lemah

DikatakanSoekarwo, kehadiran Tjahjo dalam agenda pengambilan sumpah janji anggota PAW itu menjadi hal spesial.

Soekarwo: Layanan Sudah Bagus, Integritas yang Lemah
surya.co.id |hayu yudha prabowo
SAMBUTAN - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Malang dengan agenda pengambilan sumpah/janji pergantian antar waktu anggota DPRD Kota Malang Periode 2014-2019 di Gedung DPRD, Kota Malang, Senin (10/9/2018). 

SURYA.co.id | MALANG - Pengambilan sumpah 40 anggota DPRD Kota Malang Pergantian Antar Waktu (PAW) 2014-2019 di Kota Malang pada Senin (10/9/2018) lalu menjadi momen istimewa. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo hadir didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

DikatakanSoekarwo, kehadiran Tjahjo dalam agenda pengambilan sumpah janji anggota PAW itu menjadi hal spesial.

"Luar biasa, beliau mau menghadiri pelaksanaan pelantikan, Bapak Mendagri," kata Soekarwo disambut riuh tepuk tangan.

"Saya atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkot Malang mengucapkan terima kasih," imbuhnya, Senin (10/9/2018).

Dipaparkan Soekarwo, pelaksanaan pelantikan itu bermakna atas dasar menempatkan manfaat untuk kepentingan masyarakat Kota Malang.

"Mendagri rawuh ke sini, melihat dan menyatakan manfaat masyarakat Kota Malang lebih dulu dibanding kepentingan lain," tegasnya.

Pasalnya, dengan banyaknya anggota dewan yang ditahan KPK, berdampak pada kinerja di Pemerintahan Kota Malang.

"Salah satunya adalah PABD 2018 yang sudah di ujung. Untuk mengakhiri stagnasi, maka dilaksanakan diskresi agar melancarkan pemerintahan," urainya.

Soekarwo berpesan agar para wakil rakyat yang baru dilantik menjaga integritas. Hal itu menjadi dasar agar kepercayaan rakyat terhadap wakilnya bisa dipegang.

Soekarwo menilai, integritas di jajaran Pemkot Malang masih rendah. Terbukti dengan ditangkapnya sejumlah anggota dewan dan eksekutif oleh KPK. Padahal, bentuk pelayanan di Kota Malang sudah baik.

"Malang ini pelayanannya bagus. Soal pelayanan sangat bagus. Tapi soal integritas lemah. Integritas menjadi problem. Saya sudah meminta ulama untuk membantu menguatkan hal ini," jelasnya.

Proses pengesahan oleh dewan nantinya diharapkan bisa dijalankan dengan baik. Soekarwo mendorong agar praktik KKN tidak dilaksanakan. Melainkan lebih mengutamakan musyawarah mufakat.

"Jadi kalau belum ketemu jangan dipercepat dengan yang lain-lain. Saya kira itu yang sangat mendasar. Saya yakin 45 ini orang-orang tangguh," tutup Soekarwo. (bni/*)

 
 

Penulis: Benni Indo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help