Jelang Pileg 2019

Ribuan DPT di Gresik Diketahui Ganda, Bawaslu Terjunkan PPL untuk Cross Check, begini Hasilnya

Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik menemukan ribuan data pemilih ganda.

Ribuan DPT di Gresik Diketahui Ganda, Bawaslu Terjunkan PPL untuk Cross Check, begini Hasilnya
surya.co.id/sugiyono
RAPAT – Bawaslu Kabupaten Gresik saat rapat bersama Panwascam, Kamis (12/7/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik menemukan ribuan data pemilih ganda. Temuan ini telah disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik untuk segera memperbaiki daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu Tahun 2019.

Bawaslu Kabupaten Gresik Devisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga Muhammad Syafi’ Jamhari mengatakan bahwa dari pencermatan dan pengawasan terhadap pentapan DPT Pemilu Tahun 2019 oleh KPU Kabupaten Gresik, Bawaslu telah menemukan beberapa data pemilih ganda.

Pleno KPU Kabupaten Gresik pada Sabtu (20/8/2018) menetapkan  DPT 913.116  orang yang meliputi 454.644 orang Pemilih laki-laki dan 458.472 orang pemilih perempuan. Semuanya tersebar di 3.651 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di 356 Desa/Kelurahan.

 “Dari penetapan DPT Pemilu 2019 itu, Bawaslu mengawasi  dengan cara mencermati dan analisa DPT tersebut, ternyata menemukan ribuan data pemilih yang terindikasi ganda,” kata Jauhari, Rabu (12/9/2018).

Temuan tersebut berupa data pemilih yang nomor induk kependudukan (NIK) dan nama ganda yang jumlahnya mencapai 2.267 orang. Temuan lainnya yaitu NIK, nama dan tempat, tanggal lahir yang terindikasi ganda sebanyak 1.446,  dan Pemilih NIK ganda berjumlah 2.036 orang.

Berdasarkan hasil pencermatan yang dilakukan oleh Bawaslu Kab Gresik terhadap data DPT Pemilu tahun 2019, terdapat Pemilih yang tidak memenuhi syarat karena meninngal berjumlah  67 pemilih.

“Atas temuan itu, kami sudah sampaikan ke KPU untuk dilakukan pencermatan bersama-sama antara KPU, Bawaslu dan Parpol, sehingga tidak terjadi pemilih ganda,” kata Jamhari, Rabu (12/9/2018).  

Dari temuan itu, Bawaslu Kabupaten Gresik sendiri telah menerjunkan pengawas pemilu lapangan (PPL) untuk memastikan keberadaan pemilih yang terindikasi ganda tersebut.

“Secara sampling kita telah meminta kepada jajaran PPL untuk mencari nama dan alamat warga yang terindikasi ganda. Ternyata betul, ada yang ditemukan alamatnya, tapi orangnya sudah pindah tempat. Ada yang sudah meninggal tapi masuk dalam DPT,” katanya.

Namun, dari temuan Bawaslu Kaputan Gresik itu, Ketua KPU Kabupaten Gresik saat dikonfirmasi melalui telepon seluernya terkait munculnya data ganda tersebut tidak menjawab. Padahal terdengar nada sambung.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help